Lamongan (beritajatim.com) – Pelajar asal Kabupaten Lamongan berhasil menyabet Silver Medal dalam ajang Asian Innovative Science Enviromental and Enterpreneur Fair (AISEEF) tahun 2022, yang digelar di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang.
Pelajar yang mengharumkan nama Indonesia, utamanya Lamongan tersebut adalah Muhammad Haryo Mukti Wibowo, siswa Kelas 8 SMP Negeri 2 Lamongan. Diketahui, perlombaan itu digelar secara online dan offline secara bertahap mulai tanggal 2 sampai dengan 5 Februari 2022.
Saat itu, pelajar yang akrab disapa Ryo ini berhasil menyisihkan 508 peserta yang berasal dari 22 negara lain melalui karya ilmiah remaja LaDoS Edible Drinking Straw.
Saat dikonfirmasi, Ryo menjelaskan, bahwa karya ilmiahnya tersebut berisi tentang pemanfaatan anggur laut atau latoh dan kulit buah naga yang digunakan sebagai sedotan minuman yang ramah lingkungan.
Tercetusnya ide karya ilmiah ini, Ryo menyebut, berawal dari keprihatinanya melihat banyaknya sampah plastik yang berserakan dan membuat lingkungan sekitar menjadi rusak.
“Sampah memang sulit terurai dengan waktu yang pendek. Sedangkan saat ini sampah organik seperti kulit buah naga juga jarang dimanfaatkan dengan optimal,” kata Ryo kepada wartawan, Kamis (10/2/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Kemudian melalui ide tersebut, lanjut Ryo, akhirnya Team SIC (Sneda Innovation Club) mencoba untuk memberikan solusi dengan membuat sedotan ramah lingkungan yang bisa dimakan ataupun bisa terurai dalam jangka waktu pendek.
“Dengan memanfaatkan Anggur Laut sebagai pelapis sedotan agar tak cepat rusak saat terkena air ataupun digunakan untuk minum. Karena Anggur Laut memiliki fungsi sebagai penetral rasa dan juga sebagai pelapis sedotan agar lebih tahan lama,” paparnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Lamongan Yayuk Setia Rahayu secara terpisah mengucapkan selamat atas prestasi yang sudah diraih oleh Ryo dalam ajang internasional tersebut.
“Kami mengucapkan selamat untuk Ryo, yang kedua kalinya karena telah mengharumkan nama baik Indonesia dan Lamongan, khususnya SMPN 2 Lamongan di ajang internasional,” ujar Yayuk.
Yayuk berharap, prestasi yang diraih Ryo mampu memberikan motivasi dan semangat bagi pihak sekolah dalam meningkatkan pembinaan di bidang Olympiade dan Karya Ilmiah Remaja.
“Semoga akan ada banyak siswa yang nantinya mengikuti jejak Mas Ryo meraih Juara. Intinya tidak berhenti hanya pada satu siswa. Dan kita tidak akan berhenti untuk tetap berprestasi,” harapnya. [riq/but]








