Banyuwangi (beritajatim.com) – Formasi seleksi PPPK guru di Banyuwangi mencapai 3624. Kondisi ini dilalui secara bertahap baik tahap 1 maupun 2.
Namun, kenyataannya dari jumlah formasi itu hanya 2743 guru yang mendaftar. Sehingga masih banyak kekurangan guru sesuai formasi yang dibutuhkan.
“Fakta data yang kita lihat sesuai di Banyuwangi mengusulkan 3624 formasi. Fakta yang ada yang mendaftar 2743, kalau logika sederhana semua peserta mestinya masuk. Adapun yang masih ada linier formasi nanti kita tata,” kata Ketua PGRI Banyuwangi Sudarman, Selasa (8/2/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-banyuwangi”]
Tapi, kata Sudarman, faktanya banyak yang lolos passing grade tapi tidak mendapat tempat di formasi. Karena, ada beberapa mapel tertentu formasinya sedikit, namun jumlah pendaftarnya justru banyak.
“Salah satu contohnya adalah mata pelajaran agama. Baik agama islam maupun non islam. Sementara formasi yang ada hanya ada di sekolah SMP, sedangkan di SD tidak ada. Di mana-mana kalau orang ujian itu lolos kan bisa mendapat yang diinginkan. Tapi ini lolos, tapi tidak mendapatkan yang diinginkan, karena formasinya tidak ada,” katanya. (rin/ted)






