Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah kos di Jalan Kupang Gunung Timur VII terbakar pada Selasa (08/02/2022). Dari dugaan sementara, kebakaran terjadi karena korsleting listrik.
Lidya (41) salah satu tetangga yang berbeda dua rumah dari lokasi kejadian menceritakan, awalnya ia mengira kebakaran terjadi karena tabung LPG yang meledak. Ia pun lantas langsung meminta bantuan warga dan ikut menyirami kebakaran bersama warga.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kebakaran”]
“Tadi denger suara ledakan mas, ta kira LPG ternyata kata petugas tadi korsleting listrik,” ujar Lidya.
Sementara itu, Kabag Ops Damkar Kota Surabaya, Bambang Vistadi mengatakan pihaknya menerima laporan pada 07.47 WIB. Ia yang mendengar laporan tersebut langsung memberangkatkan 14 Unit mobil Pemadam.
“Kami tiba di lokasi pada pukul 07.54 WIB dan langsung memadamkan api hingga dinyatakan kondusif pada pukul 08.45 WIB,” ujar Bambang.
Bambang menambahkan, objek kebakaran merupakan rumah semi permanen dengan dua lantai. Di lantai dua tersebut digunakan sebagai kos-kosan dengan luas total 6mx16m.
“Terbakar ludes untuk lantai dua, untuk penyebab sementara diduga karena korsleting listrik,” pungkasnya. (ang/kun)






