Surabaya (beritajatim.com) – Jelang kontrak dua pemain bintang Liverpool yaitu Mane dan Salah yang segera berakhir. Banyak pihak yang membuat spekulasi dan pertanyaan. Bisa apa The Reds tanpa keduanya?
Dua pemain itu memang sangat penting dalam skuad asuhan Jurgen Koop. Tapi disisi lain usia mereka juga akan menginjak 30 tahun. Sehingga mungkin, akan cukup susah untuk memberi kontrak jangka panjang dengan besaran gaji yang mereka minta.
Salah dan Mane sejatinya memang jadi mesin gol bagi Liverpool. Total 191 gol yang diciptakan Mane dan Salah hanya di liga. Mane sejak tahun 2016, sementara sang Mo Salah beda 1 tahun setelahnya yaitu tahun 2017. Total, mereka berdua saling memberikan assist sebanyak 26 kali.
Mane menyumbang assist ke Mo Salah sebanyak 11. Sebaliknya, Salah memberikan umpan untuk Mane sebanyak 15 kali sepanjang keduanya bersama di Liverpool.
Sayangnya, kontrak Salah akan berakhir di bulan Juni 2022 sementara Sadio Mane berakhir di bulan Juni 2023. Kejadian ini tentunya membuat para fans Liverpool ketar-ketir.
Sadio Mane punya gaji sebesar 100.000 poundsterling sementara Mo Salah di angka 200.000 poundsterling. Dibanding mendatangkan pemain baru pada tiap jendela transfer, membahas kontrak 2 pemain ini rasanya lebih penting bagi fans Liverpool.
Menurut Fabrizio Romano dalam sebuah podcast berjudul Here We Go Podcast, mengatakan jika diskusi kontrak kedua pemain selalu menemui titik yang tidak menentu.
Meskipun, dalam hal ini untuk Sadio Mane, Liverpool masih terbilang santai dan punya waktu 1 tahun lagi. Manajemen Liverpool faktanya memiliki beberapa aturan dalam hal struktur gaji.
Manajemen The Reds punya batas tertinggi di angka 220.000 pounds yang dimiliki oleh Virgil van Dijk. Selain itu, mereka juga punya aturan lain jika pemain menjelang 30 tahun tidak bisa memiliki gaji lebih 300.000 poundsterling tiap minggu.
Menurut salah legenda Liverpool, Robbie Fowler, kehilangan Salah dan Mane akan sangat mungkin terjadi di Liverpool.
“Emre Can pergi secara gratis, Wijnaldum juga. Rasanya apa yang ada di kepala manajemen bisa saya baca. Mereka punya prinisp berbisnis yang berbeda dengan beberapa klub lain,” ungkap Fowler dikutip dari wawancara football365.
“Wajar saja, misalnya Salah dan Mane nantinya akan pergi secara gratis karena memang terbentur dengan struktur gaji yang dimiliki oleh Liverpool,” lanjut Fowler.
Meski demikian, saat Salah dan Mane di AFCON 2022 penampilan The Reds cukup baik dengan torehan menang 2 kali di Liga Inggris, dan lolos ke final Piala Liga.
Pembelian Luis Diaz baru-baru ini seolah memberi tanda jika mereka berdua akan diganti. Sebab secara gaya main, Diaz cukup mirip dengan gaya bermain Mane atau Salah.
Dengan masa bakti Klopp yang sisa dua tahun lagi. Ada kemungkinan besar perginya Mane dan Salah. Ini juga jadi tanda bahwa Liverpool akan kehilangan satu generasi yang membawa klub merengkuh banyak gelar juara. (dan/ian)






