Ngawi (beritajatim.com) – Tak hanya SMPN 5, SMPN 1 Ngawi turut ditemukan kasus Covid-19. Salah satu siswa dinyatakan positif Covid-19 saat tracing di RS At Tin Husada Senin (1/2/2022). Hingga, pihak sekolah menggelar tracing pada 29 siswa dan delapan guru yang mengalami kontak erat dengan siswa tersebut.
Sunardianto, salah satu guru SMPN 1 Ngawi membenarkan hal tersebut. Dari hasil tracing swab antigen, semuanya dinyatakan negatif. Namun, masih perlu tracing swab PCR yang akan dilakukan Sabtu (6/2/2022) guna memastikan mereka semua tak terpapar. Sehingga, sementara pembelajaran tatap muka belum dihentikan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19″]
“Kami kan masih harus menjalani tracing Sabtu nanti. Masih menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Karena dari hasil swab antigen dinyatakan negatif semua baik siswa dan guru,” kata Sunardianto, Rabu (2/2/2022).
Dia menyebut kalau salah satu siswanya sempat tak masuk sekolah sejak Jumat (28/1/2022). Saat orang tua membawa untuk dirawat di RS At Tin Husada, siswa tersebut menjalani screening berupa swab antigen. Dan dinyatakan positif Covid.
“Kami belum tahu apakah ada riwayat perjalan ke luar kota. Informasi yang kami dapat sebatas menderita sakit, hendak dirawat di RS dan saat screening ternyata positif Covid-19,” pungkasnya. (fiq/kun)






