Jember (beritajatim.com) – Sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, segera menggelar pendidikan tatap muka (PTM), awal Februari 2022. Tidak diperlukan syarat vaksinasi terhadap anak untuk mengikuti pendidikan tatap muka ini.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Jember Endang Sulistyo mengatakan, surat rekomendasi pelaksanaan pendidikan tatap muka yang ditandatangani Bupati Hendy Siswanto sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid Kabupaten telah diterima tertanggal 21 Januari 2022.
“Kami terima pada Jumat, sehingga kami menindaklanjuti rekomendasi PTM tersebut dengan surat tertanggal 27 Januari 2022, yang kami serahkan pada saat rapat koordinasi kepala sekolah, pengawas sekolah, penilik, dan kepala lembaga pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak pada Sabtu, 29 Januari 2022,” kata Endang, Senin (31/1/2022).
Pendidikan tatap muka berlangsung terbatas. “Sesuai SKB (Surat Kesepakatan Bersama) empat menteri, di sana tidak mensyaratkan vaksin peserta didik. Artinya vaksin peserta didik bukan jadi syarat pelaksanaan PTM. Yang jadi syarat dua, yaitu tercapainya vaksin pendidik dan tenaga kependidikan dan vaksin lansia,” kata Endang.
Cakupan vaksin pendidik dan tenaga kependidikan sudah mencapai 97,89 persen. “Untuk vaksin lansia di luar kewenangan kami. Pada 3 Januari 2022, kami sempat konfirmasi ke Dinas Kesehatan, pencapaiannya 45,28 persen,” kata Endang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
“Dengan kondisi seperti itu, dirujuk Instruksi Mendagri bahwa kita berada pada posisi level 2 (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), kemarin kami sampaikan saat rakor, kategorinya adalah kategori B yakni pelaksanaan tatap muka terbatas dilaksanakan pada semua hari sekolah, Senin sampai Sabtu,” kata Endang.
Namun kehadiran siswa pada setiap jam pembelajaran adalah lima puluh persen. “Oleh karenanya dilakukan dua shift, karena di sana atas batasan waktu enam jam. Bukan enam jam pelajaran. Dengan mempertimbangkan peralihan dari dua shift, ada masa jeda paling tidak satu jam untuk membersihkan ruangan,” kata Endang. [wir/but]






