Surabaya (beritajatim.com) – Aji Santoso memperketat kegiatan pemain Persebaya Surabaya selama di Bali. Kebijakan tersebut bukan tanpa alasannya.
Aji Santoso tidak ingin tim asal Surabaya ini kecolongan pemainnya positif Covid 19 seperti beberapa pemain Arema FC. Apalagi saat ini sedang ada varian baru, yaitu Omicron.
Pelatih asal Malang ini mengatakan, nantinya para pemain jika akan melakukan kegiatan keluar hotel harus sepengetahuan para pelatih dan ass pelatih. Tujuan keluar mereka harus jelas, minimal kepentingannya harus benar-benar kepentingan yang mendesak.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
“Saya akan memperketat, pemain tidak boleh keluar sembarangan, kalau tidak perlu sekali tidak usah keluar. Dan jika memang mendesak harus izin ke saya, minimal ass pelatih, karena kita sudah ada contoh kemarin,” ungkap Aji Santoso.
Sebelumnya di putaran kedua seri keempat, sebanyak lima pemain Arema FC terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, Kamis (20/1/2022) malam lalu. [way/but]






