Surabaya (beritajatim.com) – Pada era sepak bola modern ada beberapa pemain yang punya ciri khas dari segi trik olah bola dan skill. Ciri khas tersebut sangat melekat dengan pemain tersebut, bahkan jadi pemandangan indah tersendiri saat dipraktikkan. Berikut ini daftarnya.
Lionel Messi (1 on 1)
Salah satu fakta yang sudah tidak diragukan lagi adalah kemampuan Messi dalam mengolah si kulit bundar. Saat situasi 1 lawan 1, La Pulga akan mengkombinasikan kemampuan body feint, menciptakan timing, dan teknik dribbling untuk melewati lawannya secara efektif.
Countinho ‘Long Range Curl’
Sepanjang perjalan karir, Coutinho versi saat membela Liverpool sering menjadi mimpi buruk bagi lawan. Dari sekian banyak trik yang digunakan, ada satu yang paling diingat publik Anfield yaitu saat ia melakukan ‘cut inside’ dan tendangan khasnya yang melengkung.
Zlatan Ibrahimovic ‘Scorpion Kick’
Dari sekian banyak gol terdapat beberapa gol indah, dan dari beberapa gol indah itu banyak yang sudah tercipta dari kaki Zlatan. Cara Ibra mencetak gol bisa membuat penggemar sepak bola geleng-geleng kepala, salah satunya dengan ‘Scorpion Kick’. Gaya mencetak gol dengan posisi badan seperti kalajengking.
Ronaldo ‘Chop’
Saat buas-buasnya berposisi sebagai winger, Ronaldo acapkali mempraktikkan gerakan ini guna mengecoh bek lawan.hingga bisa mendapat ruang tembak. Kunci dari gerakan Chop Ronaldo adalah ketepatan waktu dalam merubah arah bola dan berlari secara cepat dan tepat.
Quaresma ‘Trivela’
Punya posisi utama sebagai winger, Quaresma bisa mengeksploitasi kreativitas guna mengirim umpan dalam kotak penalti ataupun ketika mencetak gol dari pinggir lapangan. Semua skill itu dapat di eksekusi dengan Trivela khas Quaresma.
Neymar ‘Rainbow Flick’
Sebagai pemain yang berkewarganegaraan Brasil, Neymar mampu menampilkan seni pertunjukkan di atas lapangan hijau, Neymar acap melakukan Rainbow Flick sebagai gerakan pamungkas. Pada situasi terjepit, ia akan mengangkat bola guna menebus kepungan dari lawan.
Ciri khas tersebut sangat melekat pada para pemain. Namun, ada beberapa yang performanya sudah menurun karena faktor usai. Kendati begitu, ciri khas skillnya tetap melakat. (dan/ian)






