Tuban (beritajatim.com) – Sebuah Kapal Motor (KM) Seno yang sedang bersandar setelah melakukan bongkar ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban tiba-tiba mengalami kebakaran hebat.
Kapal yang terbakar itu diketahui milik H Darsilan, warga Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Diduga kebakaran kapal motor yang biasa digunakan melaut itu terjadi karena korsleting pada kelistrikan yang ada di atas kapal, Kamis (20/1/2022).
Dari sejumlah informasi yang dihimpun beritajatim.com, peristiwa kebakaran kapal motor milik nelayan itu terjadi secara tiba-tiba. Hal tersebut sempat membuat kaget sejumlah warga dan juga para nelayan yang saat itu sedang berada di sekitar pelabuhan tambat labuh TPI Palang tersebut.
“Kejadianya itu tengah malam, warga yang di sini juga kaget. Kemudian langsung rame-rame berusaha menyelamatkan peralatan dan juga mesinnya,” ujar salah satu nelayan setempat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”nelayan-tuban”]
KM Seno tersebut petama kali terbakar pada bagian rumah yang biasa digunakan untuk narkoda serta Anak Buah Kapal (ABK) saat melaut. Api yang awalnya kecil kemudian dengan cepat membesar karena tiupan angin yang cukup kencang di kawasan pantai tersebut.
Sementara itu, AKP Simon Triyono, Kapolsek Palang, Polres Tuban saat dikonfirmasi membenarkan dengan adanya kejadian kebakaran Kapal Motor milik nelayan tersebut. Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan telah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP guna melakukan penyelidikan.
“Kejadian itu berawal saat pemilik kapal lupa mematikan mesin genset kapal, kemudian pada malamnya, mesin tersebut terjadi konsleting dna menyebabkan kebakaran. Mesin masih selamat, tetapi rumah kapal untuk berteduh nahkoda dan awak kapal ludes terbakar,” jelas AKP Simon Triyono, Kapolsek Palang, Polres Tuban.
Beruntung api yang membakar kapal motor tersebut berhasil dengan cepat dipadamkan oleh sejumlah nelayan yang ada di TPI Palang tersebut dan tidak sampai menjalar ke kapal yang lain. Adapun melihat barang-barang yang terbakar dalam kejadian itu kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta.[mut/ted]






