Malang(beritajatim.com) – Arema FC gagal memperlebar jarak dengan para pesaing juara di Liga 1. Sebab, Singo Edan hanya meraih hasil imbang 0-0 saat melawan PSIS Semarang di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Senin (17/1/2022).
“Kami menambah satu poin, kami masih punya banyak laga hingga akhir musim. Jadi kami akan coba melakukan yang terbaik dari laga per laga,” kata pelatih Arema FC, Eduardo Almeida.
Pelatih asal Portugal ini mengatakan, bahwa melawan PSIS tidaklah mudah. Karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan. Setelah mendapat hasil imbang dia meminta semua pemain fokus dengan laga berikutnya.
“Kami tahu ini laga berat karena menghadapi lawan yang berkualitas. Tentu baik kami dan tim lawan sama-sama ingin menang dan hasilnya draw. Jadi kami akan fokus ke pertandingan berikutnya,” ujar Eduardo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Hasil imbang melawan PSIS juga tidak lepas dari absennya sejumlah pemain inti Singo Edan. Daftar pemain Arema FC yang absen adalah, Sergio Silva, Carlos Fortes, Adilson Maringga, Renshi Yamaguchi, Rizky Dwi, Fabiano Beltrame hingga Ikhfanul Alam mereka diduga sedang menjalani isolasi mandiri karena dilaporkan bergejala. Sementara M Rafli sedang mempersiapkan pernikahan dan Feby Eka Putra sedang berduka.
Soal absennya para pemain inti, Eduardo enggan menanggapi lebih dalam. Dia hanya menyampaikan bahwa nama yang ada di susunan pemain adalah pemain yang siap diturunkan.
“Kami tidak pernah meremehkan lawan termasuk saat lawan PSIS Semarang. Seperti yang saya sampaikan, pemain yang ada di list adalah yang tersedia untuk bermain,” tandasnya. (luc/ted)






