Gresik (beritajatim.com) – Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik kembali memakan korban. Kali ini dialami oleh pengendara motor M.Luth Khobir (22) asal Jalan Kalisari Damen 16E Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya. Korban yang mengendarai Honda Vario L 2668 KG meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) karena terlindas truk tronton.
Awal mula kecelakaan yang menelan korban jiwa itu, korban (M.Luth Khobir) yang mengendarai motor Honda Vario berjalan dari arah ke timur. Saat melintas di Jalan Raya Duduksampeyan Gresik, korban mendahului truk tronton L 8186 UK yang dikemudikan Imam Surya Irawan yang berjalan searah.
Diduga korban kurang memperhatikan arah depan dan tidak bisa menjaga jarak aman. Motor yang dikendarai korban menyenggol bodi truk tronton lalu menyebabkan motor terjatuh.
Bersamaan dengan itu, tubuh korban jatuh lalu terlindas roda bagian belakang truk tronton. Korban meninggal di TKP karena mengalami luka cukup parah. Jenazah korban sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-gresik”]
“Faktor penyebab kecelakaan ini, diduga korban saat mendahului kurang memperhatikan arah depan, dan kurang berhati-hati,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto, Senin (17/01/2022).
Terkait dengan kejadian kecelakaan ini, Ipda Suharto menghimbau agar pengendara berhati-hati lagi sewaktu melintas di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik. Ini karena jalur tersebut termasuk ‘black spot’.
“Jalur Jalan Raya Duduksampeyan Gresik termasuk rawan kecelakaan. Sebab, jalurnya lurus dan terkesan pengguna jalan memacu kecepatan. Padahal, sudah dipasang rambu-rambu lalu lintas,” pungkasnya. [dny/but]






