Sumenep (beritajatim.com) – Cuaca buruk kembali terjadi di perairan Sumenep. Karena itu, seluruh pelayaran dari Pelabuhan Kalianget ditunda.
“Demi keselamatan, kami mengimbau kepada semua operator kapal agar menunda pelayarannya hingga cuaca membaik,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, Supriyadi, Kamis (13/01/2022).
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Surabaya, ketinggian gelombang di Selat Madura 0,5-1,5 meter, Laut Jawa bagian Timur antara 0,8-2,5 meter, dan Selat Hindia Selatan Jawa Timur antara 1,0-2,8 meter.
Sedangkan arah angin didominasi dari Barat – Barat Laut, dengan kecepatan maksimum di Laut Jawa bagian Timur sebesar 23 knots (42 km/jam) dan Selat Hindia selatan Jatim sebesar 19 knots (35 km/jam).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pelabuhan-kalianget”]
“Cuaca buruk ini diperkirakan akan berlangsung hingga Sabtu (15/01/2022). Karena itu, sementara kapal-kapal sebaiknya menunda saja keberangkatannya,” ujar Supriyadi.
Ia mengaku bukan melarang berlayar, melainkan hanya meminta untuk menunda pelayaran. Apabila cuaca membaik, ia mempersilahkan kapal untuk berangkat.
“Semuanya kami lakukan demi keselamatan pelayaran. Nanti kalau ombak sudah mereda, silahkan kalau ingin berlayar,” ucapnya. (tem/ted)






