Jombang (beritajatim.com) – Angin puting beliung kembali mengamuk di Jombang, Jawa Timur, Selasa (11/1/2022) sore. Sedikitnya ada dua desa di Kecamatan Megaluh yang porak-poranda akibat terjangan angin kencang tersebut.
Masing-masing adalah Desa Ngogri dan Sumbersari. Namun dari dua desa tersebut, kondisi paling parah adalah Desa Ngogri. Sedikitnya 30 rumah rusak di desa tersebut. Baik kerusakan ringan, sedang, serta rusak berat. Selain itu, pepohonan juga bertumbangan disapu angin kencang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”puting-beliung”]
Pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Sumbersari. Pohon tersebut melintang di tengah jalan. Agar lalu lintas tidak macet, petugas gabungan dari Polri, TNI, serta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang memotong pohon yang tumbang itu. Lalu membersihkannya dari jalan raya.
Sementara itu, rumah yang rusak sebagaian besar pada bagian atap. Karena saat angin berhembus kencang, atap rumah tersebut beterbangan. Suasananya cukup mencekam. “Benar. Terjadi puting beliung di Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh. Petugas sudah turun ke lapangan,” ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Jombang Syamsul Bahri.

Petaka di sore itu berawal ketika awan hitam yang memayungi kawasan Jombang dan sekitarnya. Sejurus kemudian hujan turun disertai angin. Semakin lama, hembusan angin semakin kencang. Nah, saat itulah angin bergulung-gulung menyapu pemukiman. Pohon tumbang, atap rumah beterbangan. [suf]






