Gresik (beritajatim.com) – Puluhan rumah di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik tergenang banjir rob. Selain merendam rumah warga dengan ketinggian 20 hingga 30 centimeter. Imbas naiknya air laut yang pasang tersebut juga menyebabkan jalan desa juga tergenang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Tarso Sagito menuturkan, imbas banjir rob itu fasilitas pendidikan seperti sekolah, tempat ibadah dan fasilitas kesehatan seperti Poskesde juga turut tergenang. “Kami sudah berkordinasi serta melakukan monitoring dengan Muspika Manyar dan Pemerintah Desa Banyuwangi terkait banjir rob ini,” tuturnya, Rabu (5/01/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir”]
Banjir rob ini sempat membuat warga Desa Banyuwangi terganggu saat menjalankan aktivitas. Air laut yang pasang secara tiba-tiba menyebabkan rumah warga, jalan desa maupun fasilitas pendidikan dan kesehatan tergenang.
Kejadian tersebut, tidak berlangsung lama. Hal ini karena air laut yang sempat pasang sudah mulai berangsur-angsur surut. Sehingga, masyarakat Desa Banyuwangi seperti biasa bisa menjalankan aktivitas tanpa gangguan adanya banjir rob. “Berdasarkan informasi yang masuk saat ini seluruh genangan di wilayah Desa Banyuwangi sudah surut dan tak ada genangan lagi,” tandas Tarso Sagito. [dny/kun]






