Gresik (beritajatim.com) – Pemkab Gresik menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) sebagai tempat karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI). Keberadaan tempat karantina itu untuk antisipasi dan screening pekerja yang datang dari Bandara Juanda.
Seperti diketahui, kedatangan PMI nantinya dilakukan secara ketat. Sebelum masuk Gresik harus menjalani karantina dulu di Stadion Gejos sebelum pulang kampung.
PMI asal Gresik yang datang, sesuai schedule-nya, dikarantina dulu di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Kemudian dibawa menuju ke Stadion Gejos guna menjalani isolasi sesuai protap protokol kesehatan (Prokes).
[berita-terkait number=”4″ tag=”omicron”]
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, Budi Rahardjo menuturkan, PMI dari sejumlah negara mulai berdatangan melalui bandara Juanda Sidoarjo. Usai menjalani karantina selama 10 hari di Asrama Haji Sukolilo Surabaya akan kembali dikarantina di Stadion Gejos.
“Kami memastikan para PMI sehat dulu sebelum pulang ke rumah masing-masing. Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah varian omicron yang sudah masuk di Surabaya,” tuturnya, Senin (3/01/2021).
Berdasarkan catatan Disnaker Gresik tahun 2021, PMI yang pulang ke Gresik ada 960 orang lebih. Dari jumlah itu, kebanyakan bekerja dari negara kawasan Asia Timur dan Timur Tengah. [dny/but]






