Tuban (beritajatim.com) – Ruas jalur Pantura Tuban tepatnya di jalan Tuban-Surabaya KM 9-10 atau sekitar jembatan Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, terendam banjir, Kamis (30/12/2021) malam. Air bah merupakan kiriman dari pegunungan di wilayah Kecamatan Semanding setelah terjadi hujan deras.
Akibat banjir yang merendam jalur pantura, membuat kemacetan panjang. Baik arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Tuban atau sebaliknya. Selain itu, sejumlah kendaraan kecil dan sebagian besar sepeda motor yang berusaha menerobos banjir di jalan nasional itu mogok.
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir-tuban”]
Banjir yang merendam jalan nasional itu sudah menjadi langganan setiap tahun ketika musim penghujan. Kali ini, banjir terjadi menjelang magrib. Itu setelah hujan lebat mengguyur beberapa desa di wilayah pegunungan di Kecamatan Semanding, Tuban.
“Air berwarna kecoklatan. Tingginya mencapai sekitar setengah meter di titik terdalam. Banjir itu merendam jalan raya sekitar satu jam lebih dan kemudian berangsur surut,” ujar Rifki (29), salah satu pemuda yang ada di lokasi.
Akibat tingginya air, sejumlah kendaraan kecil tidak berani untuk melintas. Namun, sejumlah kendaraan besar masih bisa melintas menerobos banjir tersebut meksi harus pelan-pelan.
Untuk mengurai kemacetan, sejumlah petugas dari Sat Lantas Polres Tuban langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas melalukan pengaturan arus dan meminta sejumlah kendaraan roda dua untuk putar balik mengingat genangan air di jalan itu cukup dalam.
“Hari ini terjadi luapan air ini sampai ke badan jalan dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Roda dua sementara kita arahkan untuk putar balik, karena di bagian tengah airnya sangat dalam,” ujar AKP Arum Inambala, Kasat Lantas Polres Tuban, saat melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi.
Sejumlah kendaraan, khususnya sepeda motor yang berjalan dari arah Surabaya menuju Tuban, banyak yang mogok. Petugas kepolisian bersama dengan warga sekitar ikut membantu mendorong kendaraan yang mogok supaya tidak menambah kemacetan. “Tadi banyak sekali kendaraan roda dua yang mogok. Kita bantu untuk mendorong kendaraan yang mogok supaya memperlancar arus,” tambahnya.
Kemacetan arus lalu lintas di Jalur Pantura Tuban tepatnya di sekitaran Jembatan Kepet itu kembali terurai setelah banjir mulai surut sekitar 3 jam. Saat ini, banjir sudah surut dan arus lalu lintas berjalan lancar dari dua arah. [mut/suf]







