Probolinggo (beritajatim.com) – Vaksinasi di Kabupaten Probolinggo secara umum sudah mencapai 74,63 persen, dan vaksinasi lansia mencapai 63,12 persen, hal ini menjadi syarat masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level satu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Hal itu disampaikan juru bicara Satuan Tugas Penanganan(Satgas) Covid-19 setempat, dr. Dewi Vironica. Ia mengatakan meskipun hasil vaksinasi sudah memenuhi syarat masuk PPKM level satu, namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu Assesmen dari Kementrian Kesehatan, dan masih menunggu terbitnya Inmendagri tentang level PPKM tersebut. “Insyallah minggu depan keluar,” terangnya.
Diketahui, dalam level satu ini, daerah sudah dapat melakukan pembelajaran tatap muka untuk SD, SMP dan SMA sebanyak 62 – 100 persen jumlah siswanya. Sedangkan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan kapasitas murid 33 persen.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
Untuk pasar tradisional bisa 100 persen, rumah makan 75 – 100 persen. Lalu pusat pembelanjaan bisa 100 persen, tempat bioskop 75 persen. Kemudian tempat peribadatan 75 persen, fasilitas publik 75 persen dan tempat olahraga 75 persen. “Transportasi umum boleh 100 persen,” ucapnya.
Meski begitu, masyarakat tetap tidak boleh lengah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat, hal itu bertujuan agar kasus positif Covid-19 tidak lagi meningkat, terlebih saat ini virus varian baru Omicron yang sudah dikabarkan masuk Indonesia. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap melakukan vaksinasi. “Sukur-sukur Semoga bisa 100 persen,” tutupnya. (tr/kun)






