Banyuwangi (beritajatim.com) – Antrean kendaraan menuju Pulau Bali di Pelabuhan Ketapang nampak ramai. Mereka adalah warga dari berbagai daerah yang akan berlibur menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru di Pulau Dewata.
Kondisi ini menandakan adanya geliat ekonomi khususnya pariwisata yang meningkat. Hal ini juga terlihat perbandingan jika dilihat data beberapa bulan lalu.
Saat Natal dan Tahun Baru, di Pelabuhan Ketapang memang tidak ada penyekatan seperti tahun sebelumnya. Tapi, protokol kesehatan ketat masih berlaku.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pelabuhan-ketapang”]
Setiap calon penumpang yang akan menyeberang harus memenuhi beberapa peraturan. Pertama, wajib memakai masker, melakukan tes swab antigen atau PCR dan telah divaksin.
Bahkan, pemeriksaan dokumen ini juga kembali dilakukan saat penumpang akan menuju ke kapal. Petugas bersiap memeriksa calon penumpang secara detail.
Ida salah seorang wisatawan asal Kabupaten Sidoarjo mengaku cukup detail pemeriksaan yang dilakukan petugas. Syaratnya, semua harus terpenuhi. “Ya, kami memang niat untuk liburan ke Bali. Sebelum ke sini kita juga telah mencari tahu persyaratannya untuk melengkapi dokumen. Ya, tadi kita harus tes antigen di pelabuhan, kemudian dicek sertifikat vaksinasinya. Cukup ketat sih, tapi baik,” ungkapnya.
Ida memilih berangkat liburan lebih awal lantaran menghindari adanya kerumunan. Karena, dia khawatir adanya hal yang tidak diinginkan. “Ya, karena memang anak-anak juga udah selesai ujian. Kita ambil lebih awal karena kalau mendekati tahun baru biasanya ramai dan takut ada banyak kerumunan,” terangnya.
Dari pantauan, lokasi pemeriksaan dan tes swab antigen di Pelabuhan Ketapang cukup ramai. Setiap penumpang yang akan baik kapal harus melengkapi dokumen salah satunya lolos tes tersebut. (rin/kun)






