Surabaya (beritajatim.com) – Rasa cemas bisa muncul karena berbagai hal yang terjadi. Umumnya rasa cemas akan muncul jika seseorang mengalami ketidakpastian akan suatu hal. Seseorang yang mengalami kecemasan tentu sedang tidak baik-baik saja secara psikis, bahkan bisa berdampak pada fisik.
Jika orang terdekat Anda, atau bahkan pasangan Anda mengalami kecemasan lalu berusaha untuk menutupinya. Ada beberapa hal yang bisa dipahami dari kondisi cemasnya tersebut, berikut ini tandanya.
Menutupi kondisinya
Biasanya cenderung menutupi rasa gelisah dan amarahnya dengan memainkan siku atau menggigit ujung kukunya. Hal-hal ini bahkan sering kali tanpa disadari oleh orang mengalami rasa cemas. Jika Anda melihat tanda-tanda tersebut pada orang terdekat, bisa jadi sedang alami rasa cemas.
Terlalu banyak konsumsi obat-obatan
Biasanya seseorang dengan kecemasan mengalami sakit kepala dan punya gangguan fisik lainnya. Biasanya mereka akan meminimalisirnya dengan konsumsi obat tertentu secara berkepanjangan. Jika ini terjadi, rasa cemas bisa dikurangi dengan Anda coba mendengarkan ceritanya.
Kebiasaan makan yang tidak biasa
Seseorang dengan kecemasan yang tinggi biasanya makan sangat banyak atau bisa jadi tidak makan sama sekali. Hal ini biasanya dilakukan untuk menutupi rasa cemas. Kondisi psikis yang tidak tenang akan berpengaruh pada pola makan seseorang.
Prokrastinasi
Jika seringkali orang dengan kecemasan banyak melakukan prokrastinasi di atas kasur. Biasanya prokrastinasi ini juga akan dilakukan karena sedang cemas berlebihan dan tidak bisa tidur.
Terlalu banyak bicara
Orang dengan kecemasan seringkali terlalu banyak bicara, karena mereka sebenarnya sulit bernafas dan mengontrol pikirannya. Namun perbedaannya dengan orang normal, biasanya yang mereka bicarakan tidak jelas pada suatu hal. Akibat rasa cemas yang dialami topik pembicaraan pun terkesan tidak bisa dipahami orang lain.
Terlalu menyibukkan diri
Alih-alih mereka sedang rajin kerja hal yang sebenarnya terjadi adalah mereka mengalami panik. Hal paling sering dilakukan adalah dengan overworking agar pikirannya hanya memikirkan pekerjaan, bukan sumber kecemasan yang tengah dialami.
Jika orang sekitar Anda memiliki beberapa tanda tersebut. Pastikan Anda ada untuk mereka, dan tidak berlebihan memberikan kritikan tetapi mendengarkan keluh kesahnya. [dan/tur]






