Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah resmi mengumumkan bahwa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 (PPKM Level 3) di seluruh Indonesia selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) batal dilaksanakan. ASTRA Infra telah menyiapkan sejumlah pelayanan untuk mendukung mobilitas masyarakat pengguna jalan tol di tengah pandemi Covid-19.
“ASTRA Infra menyiapkan layanan Nataru Setuju (Selamat Sampai Tujuan) di tengah kebijakan pemerintah mencegah penyebaran Covid-19. Karena ASTRA Infra berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan terus meningkatkan kontribusinya untuk kemajuan infrastruktur di Indonesia,” ungkap Group CEO, Djap Tet Fa saat acara Virtual Media Gathering.
Sementara itu, CEO Toll Road Business Group, Kris Ade Sudiyono menambahkan, Nataru 2022 ASTRA Infra siap siaga melayani melalui kampanye Nataru Setuju. Optimalisasi layanan operasional maupun infrastruktur telah disiapkan untuk mendukung keselamatan berkendara di jalan tol ASTRA Infra.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PPKM”]
“Pada Nataru tahun ini, kami telah menyiapkan petugas khusus atau Satgas Nataru yang berjumlah lebih dari 1.000 personil yang terdiri dari petugas Sentra Informasi dan Komunikasi, Patroli, Derek, Medis, Rescue, PJR, pemeliharaan jalan tol hingga keamanan. ASTRA Infra menjamin, setiap ruas jalan tol yang dikelola dalam kondisi baik dan bebas dari perambuan maupun pekerjaan peningkatan jalan,” katanya.
Sebanyak total 179 unit Warning Light dan 552 Closed-Circuit Television (CCTV) di jalan tol ASTRA Infra pun terdata berfungsi dengan baik. Sedangkan untuk layanan keamanan dan kenyamanan telah disiapkan total 34 armada PJR, 47 armada derek, 9 kendaraan rescue dan 18 ambulans. ASTRA Infra juga memastikan bahwa petugas call center selalu siaga 24 jam.
“Selama periode Nataru, ASTRA Infra akan memastikan penerapan protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 yang ketat termasuk Satgas Nataru yang telah mendapatkan vaksin Covid-19. Fasilitas mitigasi Covid-19 di Rest Area dipastikan tersedia. Setiap pengunjung akan dilakukan pengecekan suhu tubuh serta diwajibkan mengakses aplikasi Peduli Lindungi sebagai upaya tracking Covid-19,” ujarnya.
ASTRA Infra menghimbau untuk pengguna jalan tol menjalankan protokol kesehatan 5M sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui kontak fisik pada layanan transaksi. ASTRA Infra mengoptimalkan dan menambah Gerbang Tol Otomatis (GTO) dan Mobile Reader. Inovasi digital struk juga tersedia bagi pengguna jalan tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan dan Jombang-Mojokerto.
“ASTRA Infra bekerjasama dengan pemangku kepentingan yang terkait penerapan kebijakan pemerintah saat Nataru di jalan tol. ASTRA Infra mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah terpasang. Batas kecepatan maksimal di dalam tol 100 km/jam dan batas kecepatan minimum 60 km/jam. Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati,” himbaunya.
Terutama saat kondisi hujan dengan batas kecepatan maksimal 70 km/jam. Periksa kendaraan sebelum digunakan, jaga tubuh tetap fit dan tidak dalam keadaan mengantuk atau lelah ketika berkendara. Beristirahat di Rest Area saat merasa lelah atau mengantuk. Pihaknya berharap pengguna jalan tol aman berkendara agar tercipta kondisi lalu lintas yang lancar, aman dan nyaman.
Beberapa pencapaian ASTRA Infra di tahun 2021, meliputi peningkatan kepemilikan saham PT Marga Lingkar Jakarta yang merupakan BUJT Ruas Tol JORR I W2N (Kebon Jeruk-Ulujami) sebesar 14 persen. Penyelesaian pembangunan Jalan Tol Akses Bandar Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada September 2021. Sementara Konstruksi Jembatan Ciujung terus berprogres hingga 65 persen pada akhir 2021.
Performa trafik jalan tol yang tentunya menerima dampak dari diberlakukannya PPKM Darurat 2021 disebut menunjukan pertumbuhannya yang semakin baik. ASTRA Infra Solutions (AIS), pengembangan unit bisnis dari ASTRA Infra yang bergerak di bidang jasa layanan menyeluruh dan terintegrasi yang mendukung operasional jalan tol juga melebarkan sayapnya.
Selain melayani internal ASTRA Infra Group, tahun ini AIS menambah 2 klien eksternal yaitu Jakarta Tollroad Development (JTD) dan Wika Serang-Panimbang. Menjelang momen akhir tahun, ASTRA Infra melalui tujuh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, Jombang-Mojokerto, Semarang-Solo, Surabaya-Mojokerto, Kunciran-Serpong dan Kebon Jeruk-Ulujami telah melakukan persiapan yang menyeluruh untuk melayani pengguna jalan tol. [tin/kun]








