Pasuruan (beritajatim.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan mengakui adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan Paguyuban Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan. Pungli ini dilakukan ke sejumlah pedagang asongan yang berjualan di kawasan tersebut.
Pungli yang dilakukan Paguyuban Pasar Wisata Cheng Hoo itu dengan dalih kebersihan dan keamanan. Sedangkan seharusnya, para pedagang asongan tidak diperbolehkan berjualan di area masjid yang berada di Pandaan Pasuruan ini.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-pasuruan”]
“Iya benar ada pungutan untuk pedagang asongan. Namun, itu bersifat iuran kalau nominalnya saya tidak mengetahui,” ungkap Kadis Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diano Vella Fery melalui Kabid Pengelolaan Pasar, Suprato, Kamis (9/12/2021).
Setelah dikonfirmasi, pihak Disperindag, tidak ikut “cawe-cawe” adanya pungutan itu. Karena yang menarik iuran ke pedagang asongan yaitu paguyuban sendiri. Menurutnya, pengelolaan pasar wisata Ceng Ho dikelola pihak paguyuban. “Kami selaku Dinas Perindustrian dan Perdagangan tidak ikut mengelola. Wilayah Masjid Cheng Hoo itu dikelola oleh paguyuban pasar sendiri ,” jelasnya.
Soal adanya tarikan pembangunan kios untuk pedagang asongan khusus pedagang durian sebesar Rp 20 juta. Dirinya tidak mengetahui secara detail.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Masjid Cheng Hoo, H Khoirun, juga mengakui jika pungutan yang dilakukan untuk biaya kebersihan dan keamanan. “Untuk pungutan itu memang benar ada dan diberlakukan oleh pedagang asongan, namun tidak untuk penjual duren. Setiap bulannya, petugas akan berkeliling untuk menarik setoran sebesar 50 ribu hingga 150 ribu kepada pedagang asongan,” ujarnya.
Menurut peraturan daerah Kabupaten Pasuruan, pedagang asongan tidak diperbolehkan berjualan di area Masjid Cheng Hoo. Namun, Khoirun menepis hal itu dikarenakan pedagang asongan sudah ada sejak dulu. “Adanya pedagang asongan sudah ada sejak dulu dan sampai saat ini juga masih berlangsung,” imbuhnya saat dikonfirmasi melalui telepon. (ada/kun)






