Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang yang bilang jika move on itu tidak mudah. Meski begitu, tetap meratapi masa lalu bukanlah pilihan. Sebab, tidak akan baik untuk kesehatan mental.
Ketika sebuah hubungan sudah berakhir, ada baiknya kita segera move on. Segera merelakan semua yang telah berakhir. Hal tersebut, semata agar terhindar dari luka masa lalu dan segera mendapat kebahagiaan yang lain. Biasanya hal ini bisa dilakukan ketika seseorang menemukan pujaan hati yang lebih baik dari sebelumnya.
Meski begitu, menemukan sosok baru yang cocok mungkin tidak akan semudah yang dibayangkan. Tak ayal jika banyak orang mengupayakan cara lain untuk dapat move on. Adapun cara move on yang tepat menurut psikologi.
Putuskan Komunikasi
Hal pertama yang perlu dilakukan ialah memutuskan semua hubungan dengan sang mantan. Hal ini bisa juga dilakukan dengan cara memutus komunikasi, bahkan jika perlu blokir semua aksesnya. Meski memblokir dianggap sifat yang kekanak-kanakkan, setidaknya untuk sementara bisa mengalihkan rasa sakit hati.
Merelakan segala rencana indah
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa sebenarnya gagal move on bukan karena sulit melupakan mantan, melainkan karena masih ada perasaan tidak rela membiarkan kenangan serta rencana-rencana indah pupus begitu saja.
Tak ayal adanya perubahan dalam kehidupan yang sangat drastis membuat seseorang jadi merasa sakit hati. Maka dari itu, untuk move on coba dengan merelakan kenyataan pahit tersebut.
Menuliskan hal-hal yang menyakitkan
Bukan semata-mata untuk flashback atau mengingat kejadian bersama mantan, namun menuliskan daftar yang pernah menyakitkan hati setidaknya bisa membuat seseorang jadi tersadar, bahwa ada banyak hal yang membuat hubungan tersebut harus berakhir.
Berdamai dengan masa lalu
Putus memang suatu hal yang menyakitkan, namun jika terus menerus membawa kemarahan dalam aktivitas sehari-hari tentu hal tersebut tidak baik. Jadi, berdamai dengan masa lalu tentu lebih baik. Meski melupakan dan memaafkan tidak semudah yang dibayangkan.
Cintai diri sendiri
Tak jarang orang yang baru saja diputuskan kerap menyalahkan diri sendiri, bahkan hingga membuat tak percaya diri. Hal tersebut tentu harus segera diakhiri, jika tidak mau terus-terusan tersiksa. Jadi, mulai tumbuhkan perasaan percaya diri bahwa diri layak dicintai oleh orang yang jauh lebih baik.
Ambil pelajarannya
Dari segala kesalahan dan cerita kegagalan pada hubungan di masa lalu, setidaknya dapat menjadi pelajaran untuk menjalin hubungan ke depan. Apa-apa yang tidak perlu dilakukan, maka hindari. Banyak hal yang bisa diambil pelajarannya, salah satunya dengan memperbaiki diri, mungkin penampilan, sikap, dan lainnya. [fyi/tur]






