Surabaya (beritajatim.com) – Osama Bin Laden merupakan Orang yang pernah menjadi target operasi banyak negara. Dibalik sosok kontroversinya, ternyata Osama pendukung setia Arsenal.
Juara Liga Inggris 13 kali sekaligus pemegang gelar juara terbanyak Piala FA sepanjang sejarah kompetisi, rasanya cukup untuk menegaskan Arsenal sebagai salah satu klub besar di daratan Inggris Raya.
Dilansir dari Statistica, klub yang berbasis di kota London tersebut menempati urutan ketiga sebagai kontestan English Premier League dengan pendukung terbanyak. Arsenal mengungguli Leicester City, Manchester City, Chelsea, hingga rival abadinya, Tottenham Hotspur dari segi penggemar.
Bahkan, sejumlah selebriti papan atas juga menjadi idola dari Arsenal. Jay-Z, Piers Morgan, dan Mick Jagger merupakan sederet selebriti yang mendukung asuhan Mikel Arteta. Selain itu, ada nama Osama bin Laden, pemimpin kelompok Al-Qaeda tersebut merupakan pendukung The Gunners.
Laporan yang diterbitkan Bleacher Report menyebut bahwa otak serangan berbagai aksi terhadap sejumlah Negara barat tersebut pernah menyambangi London pada tahun 1994 dengan misi untuk rekrutmen. Pada kunjungannya tersebut, Osama menyempatkan untuk menonton pertandingan klub kecintaan Meriam London.
Menurut Adam Robinson dalam buku Bin Laden: Behind The Mask of The Terrorist, Osama menyaksikan langsung babak perempat final dan semifinal Piala Winner di Highbury kala Arsenal menyudahi perlawanan Torino dan Paris Saint Germain di tahun 1994.
Pada musim tersebut, anak asuh George Graham sukses meraih trofi Piala Winner usai menekuk Parma di partai puncak. Pria yang pernah menempuh studi administrasi bisnis di Universitas Raja Abdul Aziz tersebut bahkan menghadiahi jersey lan Wright untuk putranya, Abdullah.
Kecintaan Osama pada sepakbola dimulai sejak ia masih kanak-kanak, Khaled Batarfi, salah satu teman sekolah Osama menceritakan kisah keakraban keduanya kepada Daily Mirror. Khaled juga mengingat betul sosok Osama yang pemaaf. Pada sebuah pertandingan, Khaled pernah melerai perseteruan Osama dengan pemain lawan.
Namun kendati demikian, rasa cinta Osama pada Arsenal tidak terbalaskan. Sebagaimana dilansir Daily Minor bahwa Arsenal akan melarang Osama jika kembali ke Emirates Stadium. Hingga Osama dinyatakan meninggal tahun 2011, tidak ada pemberitaan lagi terkait dirinya dan klub berjuluk Meriam London itu. [dan/tur]






