Jember (beritajatim.com) – Bek kiri, Deva Pradita Tegar Amrullah, menyelamatkan PSIL Lumajang dari kekalahan dalam pertandingan sepak bola kompetisi Liga 3 Zona Jawa Timur Grup J melawan Persipro 1954 Probolinggo, di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Selasa (16/11/2021) sore.
Pertandingan antara PSIL melawan Persipro ini berlangsung sengit di bawah guyuran hujan. Pemain PSIL tampil canggung, tidak seperti saat mengalahkan Banyuwangi Putra dalam pertandingan sebelumnya. Mereka tidak bisa mengendalikan emosi.
Setelah kedudukan tanpa gol di babak pertama, PSIL dikejutkan oleh gol bunuh diri bek tengah Chandra Tri Sasongko pada menit 59. Begitu tertinggal satu gol, Raffi Ichlasul Hidayah dan kawan-kawan seperti tersengat. Mereka lebih ofensif dan tiga menit kemudian, Rahul Gilang Falintino mencetak gol balasan.
Namun belum lagi selesai bernapas lega, gawang PSIL yang dijaga Audi Febrianto kembali dijebol oleh penyerang Persipro, Mohammad Ega Apriliano Nursaputra pada menit menit 65. Deva berhasil menyelamatkan PSIL dari kekalahan, setelah mencetak gol pada menit 81.
“Kami kemasukan gol-gol yang tidak perlu. Komunikasi harus lebih ditingkatkan.,” kata Slamet Sampurno, pelatih PSIL.
[berita-terkait number=”4″ tag=”liga-3″]
Slamet mengatakan hampir semua tim di Grup J masih punya peluang lolos. Saat ini Persid Jember mengantongi nilai 6 dan menyisakan dua kalu pertandingan menghadapi PSIL dan Banyuwangi Putra. PSIL di peringkat kedua dengan nilai 4 dari dua kali pertandingan. Persipro di peringkat ketiga dengan nilai 4 dari tiga kali pertandingan. Banyuwangi Putra peringkat keempat dengan nilai 3 dari dua kalu pertandingan. Singhasari menduduki posisi juru kunci klasemen dengan nilai nol dari tiga pertandingan.
“Kami akan memaksimalkan dua pertandingan ke depan. Kami akan pasang pemain yang siap dalam pertandingan ketiga. Kami tetap optimistis untuk pertandingan ke depan,” kata Slamet. [wir/but]






