Surabaya (beritajatim.com) – Drama pencarian pelatih baru Barcelona kini telah berakhir. Legenda besar El Barca yakni Xavi Hernandez dipastikan akan memegang kendali tim dari Catalan itu. Xavi tidak datang dengan tangan kosong, mantan pemain tengah Spanyol itu memiliki riwayat yang positif sebagai pelatih Al-Sadd.
Pada akhir karirnya sebagai pemain sepakbola Xavi memang bermain di Liga Qatar yaitu Al-Sadd. Ia lalu meneruskan petualangannya di dunia sepalbola sebagai pelatih untuk Al-Sadd.
Selama menjadi pelatih, Xavi berhasil membawa tim itu meraih beberapa gelar hingga berhasil mencapai semifinal ACL pada tahun 2019. Beberapa hal ini yang jadi konsep permainan Al Sadd selama dilatih Xavi.
Memegang kendali bola secara penuh
Dilansir dari media thecoaches Xavi mengaku bahwa ia merasa menderita jika tim asuhannya tidak bisa mengendalikan bola. Statistik dari Transfermarkt jadi bukti bahwa perkataan Xavi bukan main-main, Al-Sadd dibawah kendalinya bahkan menjadi tim dengan persentase ball possesion tertinggi di Liga Qatar sejauh musim 2021 dengan angka 64,1%.
High pressing untuk memenangkan bola dengan cepat
Xavi menginginkan tim asuhannya yaitu Al-Sadd untuk bisa melakukan high pressing dalam merebut bola secepatnya. Tujuan dari hal itu agar Al-Sadd bisa kembali menguasai bola seperti yang Xavi inginkan.
Ada ungkapan menarik darinya terkait Xavi bahwa jika bisa merebut bola secepatnya maka akan semakin dekat juga dengan kotak penalti lawan.
Memanfaatkan lebar lapangan
Saat menguasai bola, entrenador berkebangsaan Spanyol ini menjelaskan jika salah satu hal terpenting adalah guna memperluas area permainan. Dengan memanfaatkan lebar lapangan, Xavi kerap memberi instruksi kepada para pemain sayap untuk mampu menjaga kelebaran lapangan. Tujuannya agar mampu mengeksploitasi area lebar tim lawan.
Overload build-up
Salah satu filosofi permainan dari Xavi yaitu soal superioritas. Xavi ingin tim asuhannya bisa unggul secara jumlah pemain saat fase build-up play. Dengan strategi itu akan memudahkan tim saat ingin membuat peluang untuk menyerang.
Tidak aneh jika Xavi dipandang banyak pihak akan sukses bersama Barca. Setelah lama berkelana saat sang legenda pulang ke klub yang telah membesarkan namanya. [dan/tur]






