Sidoarjo (beritajatim.com) – Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2021, SMA Ulul Alb@b (Islamic Full Day School) Jalan Bebekan Masjid 1-2 Taman, menggelar sarasehan wawasan kebangsaan di aula sekolah, Rabu (10/11/2021).
Acara dengan tema Pahlawanku Inspirasiku itu di hadiri pemateri kegiatan, Babinsa Koramil 0816/ 14 Taman, Waka Kurikulum SMA Ulul Alb@b Lilik Sri Utami dan ratusan siswa siswi sekolah tersebut. Acara digelar dengab menerapkan protokol kesehatan.
Waka Kurikulum SMA Ulul Alb@b Lilik Sri Utami mengatakan, acara ini digelar untuk memberikan wawasan kebangsaan kepada para siswa yang merupakan generasi penerus bangsa.
“Kami ingin menggugah anak-anak bahwa kemerdekaan yang kita raih bukan pemberian tapi perjuangan para pahlawan. Agar mereka (anak-anak) tidak jadi lemah dan semangat untuk berjuang mengisi kemerdekaan,” katanya.
Lilik menambahkan, para pemuda harus mempunyai wawasan kebangsaan yang tinggi. Bisa menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi ancaman modernisasi dan sebagainya.
“Kami ingin generasi Ulul Alb@ab bisa menjadi generasi yang Teguh, Santun, Tanggap, Kompetitip. Itu semua adalah jiwa pejuang millenial,” sebut Lilik.
Sementara Ilutfi menegaskan, wawasan kebangsaan harus selalu ditanamkan pada generasi pemuda sekarang ini. Wawasan diberikan untuk menguatkan dan memperkenalkan ulang dasar-dasar Pancasila dan menarik minat para generasi muda terhadap Pancasila.
Sehingga diharapkan seluruh komponen bangsa Indonesia dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu juga bisa untuk membentengi diri dari pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi. “Sebagai remaja, jangan terjerumus dengan berbagai kenakalan, entah itu pergaulan bebas, narkoba dan melakukan tindakan kriminal lainnya yang disebabkan ketidak pemahaman akan wawasan kebangsaan yang berakibat membahayakan Bangsa dan Negara,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sidoarjo”]
Krisna Wijaya Kelas 12/IPA salah satu siswa SMA Ulul Alb@b mengaku semangat ikuti acara sarasehan tersebut. Kata Krisna, sebagai generasi muda, harus bisa mencontoh para pahlawan mulai dalam berjuang membela maupun cinta terhadap negara.
Rasa sosial yang tinggi terhadap masyarakat, terutama terhadap orang dengan HIV Aids juga bagian dari memiliki wawasan kebangsaan yang baik. “Kita harus saling menghargai tanpa adanya diskriminasi terhadap sesama,” terang siswa yang juga terpilih sebagai Duta Aids 2021 itu.
Rully Pravita Wardana kelas 12 /IPA peserta lainnya menyatakan di Hari Pahlawan ini, semua masyarakat harus mengingat, mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang rela berkorban dalam memerdekaan NKRI. [isa/but]







