Surabaya (beritajatim.com) – Meski tampak normal dan biasa saja, banyak hal-hal yang terjadi di atubuh manusia ternyata berjalan begitu rumit dan jarang kita sadari. Seperti betapa rumitnya oksigen yang kita hirup kemudian didistribusikan oleh darah menuju seluruh bagian tubuh.
Bernafas dan menghirup oklsigen memang terlihat sederhana. Namun, melibatkan begitu banyak mekanisme yang rumit di dalam tubuh. Tubuh manusia memang punya keunikan tersendiri dan menyimpan banyak rahasia.
Berikut ini beberapa fakta menarik yang terjadi pada tubuh kita sehari-hari dan sering tak kita sadari.
Setiap hari menghasilkan 1-2 liter air liur
Jumlah ini menurut para ahli adalah yang normal. Sebab, kekurangan atau kelebihan air liur justru jadi tanda seseorang punya penyakit tertentu. Sehingga tidak aneh, jika banyak orang yang kerap kali suka menelan ludah sendiri. Hal ini karena produksi ludah cukup banyak dalam sehari.
Menahan bersin bisa membuat cedera
Menahan bersin membuat tekanan udara di rongga wajah meningkat dan berisiko pecahnya. pembuluh darah di mata, hidung, dan gendang telinga. Oleh karena itu, saat seseorang bersin sebaiknya dilepaskan saja agar menghindari terjadinya cedera ini.
Bernafas 17 ribu – 30 ribu kali dalam sehari
Jumlah manusia bernafas dalam sehari itu tergantung dari seberapa berat aktivitas yang dilakukan. Namun biasanya menurut para ahli orang dewasa bernapas sekitar 12 hingga 20 kali per menit.
Jadi dari jumlah itu sehari semalam bisa diperkirakan manusia bernafas sejumlah 17 hingga 30 ribu. Belum lagi jika punya aktivitas olahraga berat yang rutin, bisa jadi lebih dari jumlah itu.
Lidah dan iris mata setiap orang itu berbeda
Ini diungkapkan oleh intelijen dari Amerika Serikat yaitu FBI bahwa Iris mata punya warna dan struktur yang terkait dengan genetik. Selain itu, lidah juga bisa jadi objek identifikasi karena
strukturnya yang tidak berubah-ubah. Karena hal ini seseorang yang berbuat kejahatan bisa dicari melalui personifikasi iris mata pada layar CCTV.
Cincin di jari manis kiri karena vena amoris alias vena cinta
Filosofi ini pertama kali muncul di zaman Romawi karena percaya jika vena ini hanya berada pada jari manis kiri. Vena ini langsung terhubung ke jantung yang berarti hidup di satu nyawa yang sama. Pasangan pun menerapkan hal ini dalam cincin tunangan atau cincin pernikahan di tangan jari manis sebelah kiri.
Beberapa hal itu jarang diketahui, meski sebenarnya penting keberadaannya. [dan/tur]






