Malang (beritajatim.com) – Korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kota Batu terus bertambah. Jumlah terbaru BPBD Kota Batu, 7 orang ditemukan meninggal dunia karena hanyut dan tertimbun material banjir bandang.
Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan, 7 warga yang meninggal dunia ini adalah Wiji (55 tahun), Sarif (60 tahun), Feri (30 tahun) dan Dian (3.5 tahun) warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto. “Lalu tiga orang lainya, Wakri (54 tahun) warga Desa Giripurno, Adi Wibowo (40 tahun) warga Jl Kartini Kota Batu dan terbaru Feri warga Dusun Cangar, Desa Bulukerto,” kata Agung.
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir-bandang”]
Kemudian untuk jumlah rumah rusak saat ini dilaporkan 23 unit akibat terjangan banjir bandang. Petugas dilokasi masih melakukan pendataan dan memutakhirkan data untuk melihat kemungkinan bertambahnya korban jiwa maupun rumah rusak.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan, sampai saat ini masih ada dua orang yang belum ditemukan oleh petugas. BPBD masih melakukan pencarian korban dengan cara manual dan menggunakan alat berat.
“Sementara untuk warga yang hilang Pak Tokip, warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Arif, warga Desa Bulukerto. Untuk jumlah korban akan terus kami update dan saat ini masih dalam proses pencarian,” tandas Rochim. (luc/kun)






