Surabaya (beritajatim.com) – Jika sudah kepalang haus, seseorang sering tak mempedulikan lagi tempat, waktu, atau posisinya ketika menenggak minuman. Biasanya ini lebih sering dilakukan oleh orang-orang usai berolahraga, seperti jogging. Dengan posisi badan berdiri dan sedikit tergontai, minuman pun segera ditenggak.
Air memang menjadi kebutuhan primer makhluk hidup, termasuk manusia. Namun, ternyata tidak semua orang tahu jika minum dengan posisi berdiri sangat tidak diperkenankan dalam agama maupun dalam dunia medis. Ada beberapa bahaya yang mengintai ketika seseorang minum dengan posisi berdiri, di antaranya:
Terganggunya sistem pencernaan
Minum dalam posisi berdiri dapat mengganggu sistem pencernaan. Hal ini dapat terjadi karena air yang melewati usus akan mengenai dinding perut. Hasil cipratan yang terjadi terus menerut tersebut nantinya dalam jangka panjang dapat berdampak pada kerusakan dinding perut dan sistem pencernaan dalam tubuh.
Haus membandel
Seseorang minum memang karena haus, namun ternyata posisi minum yang salah justru membuat rasa haus tidak akan hilang. Bahkan haus membandel kerap dialami oleh orang-orang yang minum sembari berdiri. Tak ayal jika dalam agama dianjurkan agar minum atau makan dengan duduk dan tidak terburu-buru.
Ginjal tidak bisa bekerja optimal
Dalam kondisi seperti itu, ginjal sebagai penyaring tidak dapat bekerja secara optimal. Jika sudah demikian, dikhawatirkan akan banyak kotoran yang menumpuk di ginjal dan kantung kemih. Kotoran ini nantinya yang dapat menyebabkan gangguan saluran kemih. Bahkan dalam waktu jangka panjang bisa menimbulkan kerusakan permanen pada ginjal.
Terganggunya pencairan kadar asam
Dalam posisi duduk dan minum secara perlahan, air yang masuk setidaknya dapat membantu proses mencairkan kadar asam dalam tubuh. Namun berbeda ketika minum dengan posisi berdiri dan tergesa-gesa. Hal tersebut justru dapat mengganggu proses mencairnya kadar asam.
Risiko terkena Artritis
Artritis atau peradangan dalam sendi dapat terjadi karena minum dengan posisi berdiri. Hal ini disebabkan karena posisi berdiri ketika sedang mengonsumsi makanan atau minuman dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh, akibatnya cairan-cairan tersrbut dapat menumpuk di persendian. [fyi/tur]






