Surabaya (beritajatim.com) – Memberi sesuatu ke orang lain memang terdengar sebagai tindakan yang sepele. Yang kita berikan pun tak melulu harus dengan nominal besar. Lima ratus rupiah, seribu rupiah, atau dua ribu rupiah pun sudah masuk dalam kategori memberi.
Dan ternyata, kebiasaan memberi ke orang lain ini bisa memberikan manfaat. Bukan hanya untuk yang kita beri, tetapi juga untuk kesehatan tubuh kita sendiri. Seperti dilansir dari The well nest, kebiasaan memberi dan mementingkan kebutuhan orang lain ini kerab disebut dengan altruism.
Maksudnya, ini lebih bagaimana seseorang melakukan tindakan seperti memberi tanpa iming-iming mendapat balasan yang serupa. Nah berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang dapat Anda rasakan:
Membuat lebih bahagia
Melakukan perilaku altruistik mengaktifkan sistem mesolimbik, yang terletak jauh di dalam otak yang terkait dengan penghargaan. Mengaktifkan sistem penghargaan tersebut mmeberikan efek sama menyenangkannya jika Anda makan es krim atau berhubungan seks. Selain itu, tindakan altruistik dapat mendorong senyawa positif seperti dopamine, serotonin, oksitosin, serta endorfin yang mana merupakan horman bahagia.
Menyehatkan otak
Tindakan altruistik dipercaya dapat menyehatkan otak. Jalur penghargaan menghubungkan area tegmental ventral (VTA) di otak tengah dan striatum ventral di ganglia basal yang terletak di otak depan. Dalam proses menghubungkan daerah otak ini, striatum juga diaktifkan.
Meningkatkan rasa percaya diri
Sebuah manfaat mengejutkan dari seseorang yang sering melakukan kebaikan, yakni berdampak positif pada rasa percaya diri. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang melaporkan secara teratur terlibat dalam tindakan kebaikan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Selain itu, memberi kepada orang lain atau melayani orang lain, hidup akan bisa terasa lebih bermakna.
Menyehatkan tubuh
Memberi orang lain hadiah juga dapat menyehatkan tubuh karena dapat memberikan dampak positif pada kartisol, hormon yang mengatur tingkat stres. Dilaporkan, stres dapat merusak sistem kekebalan tubuh yang mengakibatkan tubuh Anda mudah sakit.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa altruisme dapat meningkatkan harapan hidup. Dapat disimpulkan bahwa kebaikan dan kemurahan hati memiliki efek analgesik, terhadap orang yang altruistik karena memungkinkan jarang terkena penyakit. [rsf/tur]






