Surabaya (beritajatim.com) – Kawasan judi merpati terbesar di Jl Karang Asem, Surabaya, digerebek petugas gabungan yang terdiri dari tiga pilar Tambaksari, Satpol PP, Linmas dan PMK Surabaya pada Senin, (1/11/2021). Penggerebekan dilakukan karena kawasan tersebut tetap dipakai judi merpati.
Diketahui, di daerah tersebut sudah 3 kali digerebek petugas gabungan. Tetapi, warga setempat tetap saja mokong dan masih melanjutkan aktivitas perjudian yang selalu ramai pada Sabtu-Minggu.

Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun mengatakan, penertiban ketiga kali ini diharapkan jadi yang terakhir. “Harapan kami ini penertiban yang terakhir, dan kita berharap disini tidak ada lagi aktivitas perjudian merpati,” kata dia setelah membakar pagupon, Senin (1/11/2021) sore.
Sementara Kapolsek Tambaksari Kompol M Akhyar menambahkan, kedepannya akan berkoordinasi dengan RT-RW setempat untuk memonitoring aktifitas perjudian disana. Apabila masih dilanjutkan, pihaknya tak segan memberikan tindakan tegas.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-surabaya”]
“Kita akan robohkan semua bekupon yang ada apabila masih melakukan adu merpati lagi. Kedepan kita akan melakukan deteksi awal, apabila ada satu lagi yang berdiri, kami akan lakukan penertiban,” pungkasnya.
Pantauan beritajatim di lokasi, sebanyak tiga pagupon berukuran besar dibakar oleh petugas, sedangkan ada belasan pagupon yang diturunkan oleh warga sendiri, karena takut ditindak oleh petugas. [ang/but]






