Surabaya (beritajatim.com) – Yayasan Bersama Indonesia Sehat (Bersih) mengadakan donor darah untuk umum. Ini dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang berkolaborasi dengan Hotel Purnama Batu.
“Perolehan kantong darah pada kegiatan ini sebanyak 75 pendonor dari 96 peserta yang hadir, baik yang daftar via online, via WA maupun yang datang langsung. Dari 96 peserta yang hadir tersebut 21 orang di antaranya gagal donor, karena tidak memenuhi syarat,” kata Ketua Yayasan Bersih, Teguh Prihandoko melalui rilisnya kepada beritajatim.com, Minggu (31/10/2021).
Keberhasilan kegiatan yang dilakukan dan diinisiasi Yayasan Bersama Indonesia Sehat yang berkolaborasi dengan Purnama Hotel Kota Batu ini, yang didukung sepenuhnya oleh Ksatria Airlangga, MM STIE Mahardhika, Berkah Langit Foundation, Aperindo Prima Mandiri, APSI DPD Jatim/ Reblood, UDD PMI Kota Malang dan City Guide 911FM.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PMI Kota Malang Imam Buchori, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan, Pembiayaan Sumber Daya Kesehatan dr Icang Sarazin, Ketua PHRI Kota Wisata Batu Sujud Hariadi, Kepala UTD PMI Kota Surabaya dr Martono Adi, Program Pasca Sarjana STIE Mahardhika, yang diwakili oleh Dr Wulandari Harjanti, Ketua Umum Yayasan Bersama Indonesia Sehat Teguh Prihandoko dan Direktur Utama Purnama Hotel Batu Willy Suhartanto. Acara ini mendapat respon yang luar biasa dari Masyarakat Kota Batu dan sekitarnya.
Kepala PMI Kota Malang mengaku bersyukur bahwa warga kembali sudah mulai banyak berpartisipasi untuk donor darah dan membagi spirit kehidupan bagi warga masyarakat yang membutuhkan. Ini setelah kemarin ada penurunan stok darah dikarenakan pandemi. Ini karena banyak warga yang masih enggan mendonorkan darahnya.
Pada kesempatan yang sama perwakilan Dinas Kesehatan Kota Batu menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi semangat atau pemicu untuk segera merealisasikan pendirian UDD PMI Kota Batu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”donor-darah”]
“Saya akan melaporkan kegiatan sosial yang luar biasa ini kepada Ketua PMI Kota Batu yang kebetulan dalam hal ini Wakil Walikota Batu, Bapak Punjul Santoso. Animo warga Kota Batu sungguh luar biasa, dan agar Kota Batu bisa mandiri dan tidak tergantung lagi kepada UDD PMI Kota dan Kabupaten Malang lagi, dan nantinya UDD PMI Kota Batu akan rutin menggelar kegiatan donor darah ini, secara mandiri maupun berkolaborasi dengan pihak lain seperti sekarang ini,” imbuh dr Icang Sarazin.
Dr Wulandari yang didampingi para mahasiswa pascasarjana mengapresiasi kegiatan baksos kemanusiaan yang dilakukan mahasiswa pascasarjana, terlebih kegiatan ini membantu menyelamatkan nyawa manusia.
“Kegiatan donor darah yang dilakukan Yayasan Bersama Indonesia Sehat ini memang bukan kegiatan donor darah yang pertama setelah PPKM, tapi ini adalah kegiatan pertama yang berkolaborasi dengan UDD PMI diluar Surabaya dan dilaksanakan di kota Batu,” kata Teguh Prihandoko.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bergotongroyong untuk kemanusiaan ini. Semoga kegiatan ini menjadi pemantik kegiatan donor darah sukarela di Batu,” pungkas Teguh. [tok/suf]






