Surabaya (beritajatim.com) – Setiap musim, selalu ada pemain-pemian muda yang dilabeli sebagai wonderkids. Calon pemain bintang yang memiliki bakat dan penampilan ciamik di kelompok usia. Lionel Messi, Cristiano Ronlado, Erling Haaland, Kylian Mbappe adalah contoh-contoh terbaik wonderkids yang sukses menjadi pemain-pemian bintang.
Namun, dari semua wonderkids yang muncul tidak semua ternyata berhasil memenuhi espektasi yang diberikan pada mereka. Tentu ada banyak faktor yang memperngaruhi perkembangan pemain hingga akhirnya mereka tak bisa menjadi pemain bintang. Atau bahkan tak bisa bermain di klub besar. Berikut ini beberapa wonderkids yang gagal bersinar.
Adriano
Pada urutan pertama nama calon bintang masa depan yang paling ikonik adalah Adriano. Saat Adriano berseragam Inter Milan dulu, dirinya merupakan satu contoh penyerang tengah yang punya kemampuan sempurna. Kuat ketika adu fisik, dengan lari kencang, juga memiliki tendangan kaki kiri yang begitu mematikan.
Namun sayang, karir Adriano seketika hancur disebabkan gaya hidupnya yang terkenal urakan. Salah satu pemicunya ketika ayah kandungnya meninggal dunia di tahun 2004. Adriano mendadak depresi lalu sering melakukan tindakan indisipliner.
Bojan Krkic
Bojan Krkic pernah melampaui rekor Lionel Messi sebagai debutan termuda di skuad utama Barcelona. Pada usia yang lebih muda tiga tahun dari Messi, publik lantas memiliki ekspektasi yang besar dengan Bojan. Namun, empat musim bermain untuk Barca, Bojan lebih sering dipasang sebagai pelapis dengan torehan 26 gol dari total 104 penampilan.
Guna menambah menit bermain, Bojan lalu hijrah ke luar Spanyol. Bojan pindah ke Italia guna bermain bersama AS Roma. Sayang, karirnya justru makin meredup di Ibu Kota Italia tersebut. Pernah mengadu nasib juga di AC Milan dan Ajax, saat ini di usia 30 tahun, Krkic bermain untukVessel Kobe, salah satu tim J1 League Jepang.
Adnan Januzaj
Saat nama Januzaj pertama kali muncul, banyak yang meyakini kalau pemain ini adalah calon bintang sepak bola yang sebenarnya. Pasalnya, Januzaj diberkahi kemampuan gocekan luar biasa hebat di usia muda. Namun, kiprah pemain kelahiran Belgia itu tidak lama.
Bahkan, Januzaj hampir tidak mendapatkan jam bermain di musim 2014/15. Januzaj pun sempat dipinjamkan untuk ke Borussia Dortmund. Hasilnya ternyata juga tak memuaskan.
Giuseppe Rossi
Nama Giuseppe Rossi sempat disandingkan dengan legenda Timnas Italia, Alessandro Del Piero. Pasalnya, dari segi kemampuan, Giuseppe Rossi memang layak mewarisinya.
Namun sayang, karir De Rossi justru tidak sebaik Del Piero. Pemain yang sempat bersinar bersama Villareal ini ternyata memiliki masalah serius pada lutut. Di musim 2011/12, ligamen lutut De Rossi pernah sobek dan harus membuatnya absen sangat lama di dunia sepak bola.
Sekian nama pemain yang sempat menjadi wonderkid, namun gagal memenuhi ekspektasi akan dirinya. [dan/tur]






