Jombang (beritajatim.com) – Sedikitnya seribu santri PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur, mengikuti vaksinasi Covid-19, Selasa (12/10/2021). Vaksinasi massal ini ditinjau secara langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.
Tentu saja, sejak pagi para santri sudah mengantre di lokasi, yakni di depan kampus Unipdu (Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum). Usai mendaftar, mereka kemudian menjalani skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tensi darah. Jika lolos di tahap ini, mereka bergeser ke meja penyuntikan vaksin.
Semua berlangsung tertib dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Laksamana TNI Yudo Margono yang datang ke lokasi langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut. Orang nomer satu di TNI AL ini memantau dari meja ke meja. Tak jarang Kasal melakukan dialog dengan santri.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
Dalam pemantauan tersebut, Kasal didampingi Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan pengasuh PPDU Jombang KH Zaimudin As’ad atau Gus Zuem serta Zahrul Azhar Asumsa As’ad alias Gus Hans. Seluruh rombongan juga sempat foto bersama di lokasi acara.
Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, vaksinasi untuk santri sangat penting. Pasalnya, saat ini di pesantren sudah dimulai pembelajaran tatap muka (PTM). “Makanya vaksinasi ini sangat penting. Karena di pesantren sudah mulai PTM. Ini sekaligus untuk mempercepat terciptanya kekebalan kelompok,” ujar Yudo Margono.
Kasal menjelaskan, di Ponpes Darul Ulum, pihaknya menyiapkan dua ribu dosis vaksin jenis Sinovac. Rinciannya, seribu vaksin untuk santri dan seribu lagu untuk masyarakat umum. Seluruh tenaga kesehatan/vaksinator juga berasal dari TNI AL. “Meliputi dosis pertama dan kedua jenis Sinovac,” ujarnya.
Kasal menambahkan, pihaknya sengaja menyisir lembaga pendidikan dan pesantren untuk vaksinasi kali ini. Pasalnya, vaksinasi Covid-19 untuk warga di pulau terluar dan pesisir sudah tuntas dilaksanakan oleh TNI AL. “Untuk vaksinasi di pulau terluar sudah selesai kami laksanakan. Makanya, kami melanjutkan ke lembaga pendidikan,” pungkas Kasal. [suf/kun]






