Magetan (beritajatim.com) – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa membagikan lima kursi roda untuk masyarakat Magetan. Ditemani perangkat desa dan pengurus PAC dan Ranting PDI Perjuangan setempat, dia membagikan kursi rodanya pada masyarakat yang membutuhkan.
“Sebenarnya ini adalah kegiatan rutinan saya setiap dua bulan sekali. Sudah hampir dua tahun ini berjalan. Total 65 kursi yang sudah terdistribusi sejak 2020,” kata Sasa sapaan akrab Diana AV Sasa (9/10/2021).
Selain melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat, Sasa menyebut kegiatan berbagi kursi roda juga dimaksudkannya sebagai pengingat bagi dirinya untuk lebih peka dan mensyukuri nikmati Tuhan.
“Ini adalah cara saya agar di tengah dinamika tugas dan laku kehidupan yang saya jalani, saya selalu ingat bahwa masih banyak orang yang kurang beruntung. Maka saya melatih diri untuk lebih mensyukuri lagi nikmat hidup yang diberikan Tuhan,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, pemilik perpustakaan Dbuku ini menyambangi Ibu Romelah (60), warga Desa Karas, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Sudah beberapa bulan Ibu Romelah terbaring di tempat tidur setelah terpeleset saat meraih bunga pisang di kebun.
Ibu Romelah sangat senang mendapatkan kursi roda. Sekarang bisa menghirup udara di luar rumah lagi dan meluaskan pandangan mata ke sekitar rumah.
“Saya bisa jalan-jalan juga kan Mba pakai kursi ini?,” tanya Ibu Romelah pada Sasa.

“Oh, tentu Bu, bisa. Nanti diantar putranya atau bapak ya,” jawab Sasa sembari tersenyum.
Selain Ibu Romelah, Sasa juga membagikan kursi roda pada Nenek Bainem (76), yang tinggal bersama putra dan menantunya di Desa Waru, Kecamatan Panekan, Magetan. Nenek Bainem mengalami kecelakaan saat berjalan di depan rumah. Ia terjatuh, dan pinggulnya mengalami sakit.
Kedatangan Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur itu disambut putra putri dan dua orang cucunya yang masih balita. Nenek Bainem mengaku bahagia mendapat kursi roda, bisa duduk di teras sambil menemani cucu bermain.
“Wis sui banget ora ndelok njobo, nek ngene iso lungguh karo momong putu (sudah lama sekali tidak melihat suasana luar rumah, kalau begini bisa duduk sambil momong cucu),” ujarnya dengan nada girang sambil mencoba duduk di atas kursi roda barunya di teras rumah.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pdip”]
Selanjutnya, Sasa menyambangi Arif Maulana (22) putra pertama Bapak Sugeng Wiyono dan Ibu Mujinah di Desa Sidokerto, Kecamatan Sidorejo. Ia mengalami kelainan syaraf, sehingga menyebabkan organ tubuhnya tidak berfungsi dengan baik.
“Sehari-hari hanya bisa berbaring. Makan minum pun harus disuapi. Ibunya jualan warung kecil di rumah, bapaknya jualan cilok. Semoga kursi roda ini dapat membantu aktivitasnya. Masih ada dua adik Arif lainnya yang harus ditanggung keluarga ini,” jelas mantan aktivis PMII ini.
Kursi roda banyak dibutuhkan oleh pasien yang kebanyakan mengalami penyakit kronis saraf atau tulang. Jumlahnya di Magetan cukup banyak. Karena itu, Diana juga membagikan kursi untuk Lazisnu Magetan, untuk disalurkan kembali pada yang membutuhkan, dan Polsek Takeran, untuk melengkapi sarana pelayanan bagi difabel. [asg/but]






