Surabaya (beritajatim.com) – Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang penting bagi kehidupan manusia. Sebab, ia menjadi senjata utama untuk mencerna makanan. Selain menyikat gigi, memperhatikan makanan yang baik untuk kesehatan gigi dan gusi juga dapat menyehatkan gigi.
Hindari makanan yang kaya akan pati dan gula yang paling disukai bakteri yang berada di gusi Anda. Hal ini karena mereka akan mengubah gula menjadi asam berbahaya yang menyebabkan enamel cepat membusuk. Makanan apa saja yang baik bagi kesehatan gigi Anda? Berikut ulasannya:
Keju
Melansir dari Boldsky, Kamis (7/10/2021) keju dapat mengurangi pengikisan email dan membantu menjaga kesehatan mulut. Mengunyah keju dipercaya dapat mengaktifkan produksi air liur yang sifat basanya mampu menetralkan asam yang terbentuk pada gigi oleh bakteri. Air liur yang dihasilkan dari proses tersebut juga membantu mengencerkan gula di dalam mulut.
Buah pir
Sebuah penelitian yang diikuti oleh 30.000 peserta menyebutkan bahwa individu yang memiliki asupan buah pir yang sedikit, telah kehilangan lebih dari lima gigi mereka selama empat tahun berturu-turut memasuki masa lansia dibandingkan dengan mereka yang memiliki asupan maksimum. Buah pir kaya akan serat seperti vitamin C dan E dalam buah pir membantu menjaga kesehatan gigi Anda.
Apel
Sisa makanan di mulut diuraikan alami oleh bakteri mulut yang menyebabkan produksi asam yang dapat merusak gigi. Mengunyah apel merangsang produksi air liur alkali yang mengurangi asam di mulut. Inilah sebabnya, apel dianggap sebagai salah satu makanan terbaik untuk kesehatan mulut.
Daging
Sebuah studi menyebutkan bahwa partisipan yang mengonsumsi lebih banyak buah, sayuran dan daging, memiliki jumlah gigi yang lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang kurang. Hal ini karena vitamin B12 dan protein dalam daging melawan kerusakan gigi dan mencegah periodontitis atau infeksi gusi.
Wortel
Wortel dianggap sebagai sayuran pencegah gigi berlubang. Mengunyah wortel dapat memijat gusi, memperkuat enamel dan melindungi gusi dari kerusakan bakteri karena adanya komponen seperti antioksidan, vitamin A, dan vitamin C. [rsf/tur]






