Sampang (beritajatim.com) – Bertahan hingga menjelang tengah malam, Aliansi Masyarakat Sampang (AMS) akhirnya membubarkan diri setelah Bupati H. Slamet Junaidi menemui pendemo di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Rabu (6/10/2021) malam.
Kedatangan orang nomer satu di Kabupaten Sampang itu, sempat diabadikan dengan kamera ponsel dan mengambarkan terjadi percakapan singkat yang mengatakan bahwa Bupati H.Slamet Junaidi bukan tidak menemui pendemo. Tetapi, dirinya berada di Jakarta saat aksi berlangsung.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-sampang”]
Dihadapan para korlap aksi. H.Slamet Junaidi berjanji akan menerima semua aspirasi yang berkaitan dengan kemajuan dan pembangunan Kabupaten Sampang. “Saya siap membahas tentang Pilkades dan pembangunan di Kabupaten Sampang. apapun yang mau dibahas kita bahas bersama tapi dengan cara yang baik,” tegas pria yang akrab disapa H.Idi.
Pantauan di lokasi, meski belum menyampaikan tuntutan karena waktu yang sudah larut, Namun, massa membubarkan diri dengan tertib.
Sementara itu, H. Mino selaku koordinator aksi mengatakan bahwa tidak dibacanya tuntutan karena waktu yang dianggap kurang etis karena sudah memasuki tengah malam. “Kita akan melakukan pertemuan dengan Bupati untuk membacakan tuntutan baik itu di publik atau melalui Zoom,” tandasnya.[sar/kun]






