Surabaya (beritajatim.com) – Ada banyak mitos soal diabetes yang salah sehingga dapat memengaruhi cara pandang orang tentang penyakit gula ini. Untuk meluruskan persepsi tersebut, perhatikan beberapa hal yang perlu Anda ketahui soal mitos diabetes, berikut ini:
Tidak boleh makan gula atau karbohidrat
Ini mitos yang paling sering beredar dan dipercaya bahkan oleh sebagian penderita diabetes. Menurut laman Self, Senin (13/9/2021) Bithika M. Thompson, M.D., seorang ahli endokrinologi dari Mayo Clinic di Scottsdale, Arizona, mengatakan, “Tidak ada alasan bahwa Anda harus menghentikan semuanya, yang penting harus seimbang.”
Bithika juga menyarankan untuk tidak perlu sepenuhnya menghindari makanan berkarbohidrat dan gula. Cukup dengan melakukan beberapa perubahan pola makan untuk menjaga kadar gula darah Anda dalam kisaran yang disarankan.
Insulin berbahaya
Insulin merupakan zat yang dapat menjaga gula darah Anda tetap rendah, dengan memindahkan gula dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Menjaga gula darah yang sehat adalah salah satu aspek untuk mengurangi kemungkinan Anda terkena kondisi kesehatan lain seperti penyakit jantung. Namun, beberapa orang memiliki persepsi salah, soal insulin yang dapat memperburuk diabetes. Menurut American Diabetes Association insulin justru direkomendasikan untuk mengobati diabetes tipe 1.
Obesitas rentan terkena diabetes
Mitos ini juga jelas salah, seorang penderita diabetes tipe 2 dapat menyerang siapa saja, bahkan yang memiliki berat badan ideal. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa orang yang berisiko terkena diabetes menurunkan berat badan mereka agar terhindar dari penyakit tersebut.
Namun tidak ada jumlah penurunan berat badan tertentu yang menjamin kemungkinan untuk tidak terkena diabetes. Pola makan yang buruk, asupan gizi tidak seimbang, serta pola hidup yang tidak sehat dapat menjadi tolak ukur seseorang akan terkena diabetes.
Tidak boleh makan buah
Buah matang biasanya identik dengan rasa manis, ini karena kandungan gula alami atau biasa disebut fruktosa. Hal inilah yang membuat penderita diabetes memilih untuk tidak makan buah. Melansir dari salah satu sumber, mitos tersebut juga salah kaprah, hal ini karena kandungan serat, vitamin, mineral, dan senyawa baik lainnya dalam buah masih diperlukan oleh penderita diabetes. Bagi penderita diabetes, lebih baik mengurangi saja porsi asupannya. (rsf/tur)






