Surabaya (beritajatim.com) Keasyikan nongkrong sering membuat remaja malas untuk pulang. Apalagi kalau sudah bertemu dengan teman nongkrong yang asyik. Tak jarang kumpul-kumpul pun bisa sampai tengah pulang. Jangankan pulang, telepon orang tua saja lupa.
Bagi para orang tua, tentu saja hal ini akan membuat mereka khawatir dan cemas. Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang harus menghubungi untuk segera pulang dan lain – lain. Namanya hubungan pasti ada rasa perbedaan dan cerita yang menarik apalagi terjadi pada ibu dan anak. Tidak sedikit beberapa anak akan mengira jika sang ibu adalah orang yang bawel dan mengatur hidup mereka.
Terlepas dari jabatan atau posisi apapun, hal ini dirasakan pula oleh selebriti tanah air yang memiliki anak remaja, salah satunya pedangdut senior Iis Dahlia dan anaknya, Devano Danendra. Karena sering disuruh pulang oleh sang ibu, Devano pun memberi nama kontak sang ibu dengan sebutan Ayo Pulang.
Kisah dibalik pemberian nama ayo pulang untuk Iis Dahlia
Devano yang masih duduk di bangku SMA kelas 1 dilempar botol sang ibu gara-gara pulang jam 3 pagi. Alasannya Iis Dahlia merasa kesal, kurang tenang sehingga tidak bisa tidur, jika anak-anaknya belum pulang.
Sebelumnya, Devano sudah menyampaikan ke sang ibu jika dia akan pulang pagi, namun Iis Dahlia selalu setiap mengirimkan pesan sang ibu bukan menanyakan kabar tapi menyampaikan pesan ayo pulang, ayo pulang, pulang, pulang, pulang. Dari situlah, Devano mengganti nama sang ibu dengan Ayo Pulang.
Pengalaman unik yang terjadi di antara ibu dan anak ini adalah Devano Danendra pernah dijemput secara langsung oleh Iis Dahlia ketika sedang dan nongkrong bareng teman-temannya. Saat itu, Devano sedang berada di salah satu live music.
Ceritanya saat sedang live musik, tiba-tiba Iis Dahlia menelponnya jika sudah di lokasi dan memintanya untuk pulang. Devano berpikir mungkin saat itu, sang ibu sudah sangat kesal sampai menjemput Devano kesana.
Walaupun terkesan jika Iis Dahlia sangat bawel, tapi bagi Devano Danendra itu masih wajar. Meskipun begitu, sang ibu selalu mampu membuat Devano Danendra merasa tenang ketika dalam kondisi yang sedang tidak baik.[prd/esd]






