Surabaya (beritajatim.com) – Kafein merupakan senyawa alami yang terkandung di dalam kopi, teh, bahkan beberapa jenis minuman bersoda. Kopi menyumbang kafein terbesar, yakni sebanyak 95 mg per gelasnya.
Melansir dari Times of India, kafein diperlukan tubuh sebagi senyawa yang dapat menunda kelelahan. Makanya, banyak orang minum kopi untuk menghilangkan rasa kantuk. Walaupun demikian, banyak mitos yang tidak benar soal kafein. Berikut ini beberapa mitos umum soal kafein yang dipercaya banyak orang, seperti dirangkum dari Times of India:
Membuat ketagihan
Kafein membuat ketagihan merupakan mitos yang paling banyak dipercaya anak muda. Menurut para ahli, kafein sama sekali tidak membuat kecanduan. Ketika konsumsi kafein tiba-tiba dihentikan, beberapa orang mungkin mengalami sakit kepala, kelelahan hingga mengantuk. Gejala-gejala seperti ini memang biasanya terjadi, namun paling lama hanya dua hari. Untuk mengatasinya, sebaiknya kurangi asupan kafein secara berkala, jangan langsung berhenti agar tidak mengalami efek samping tersebut.
Meningkatkan resiko gagal jantung
Sebuah studi membuktikan mengonsumsi kafein tidak meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan tidak memiliki efek negatif pada kolesterol atau detak jantung seseorang. Peningkatan tekanan darah memang terjadi, namun ini hanya terjadi pada orang yang sensitif terhadap kafein. Selain itu, untuk penderita tekanan darah tinggi sebaiknya berkonsultasi pada dokter soal asupan kafein mereka.
Dapat menyebabkan kanker
Sebuah penelitian yang dilakukan di Norwegia dan Hawaii, mengambil 20.000 orang sebagai sample. Hasilnya, tidak ditemukan hubungan antara mengonsumsi kopi atau teh secara teratur dapat berisiko terkena kanker.
Bahaya bagi wanita hamil dan janin
Sebuah penelitian dilakukan untuk menguji reaksi kafein pada reprodukasi. Studi tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi kafein dalam dosis yang pas tidak membahayakan wanita hamil dan janinnya. Selain itu, dua penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat tidak menemukan korelasi antara konsumsi kafein dan hasil kehamilan atau cacat lahir. (rsf/tur)






