Surabaya (beritajatim.com) – Sendawa biasa dilakukan oleh seseorang setelah selesai makan, bisa juga menjadi pertanda bahwa orang tersebut telah merasa kenyang. Beberapa orang juga bersendawa ketika masuk angin. Hal merupakan sesuatu yang normal dilakukan. Sendawa sendiri merupakan gerakan keluarnya gas dari kerongkongan ke tenggorokan secara tiba-tiba, ini merupakan reaksi tubuh saat ada udara berlebih dari saluran pencernaan bagian atas.
Umumnya, tanpa sadar seseorang bisa bersendawa hingga 30 kali dalam sehari. Tetapi apabila sendawa keluar secara terus-menerus dan lebih dari jumlah tersebut maka bisa menganggu diri sendiri dan kenyamanan orang sekitar. Bisa jadi ada sesuatu yang salah dalam tubuh kita. Nah ini beberapa alasan mengapa kita bersendawa.
Aerophagia
Kondisi ini sama seperti kelebihan udara. Seperti yang dikatakan sebelumnya, saat ada udara berlebih yang masuk maka tubuh akan bereaksi dengan bersendawa. Beberapa faktor yang menyebabkan banyaknya udara yang masuk ke tubuh seperti makan dan minum yang tergesa-gesa, makan sambil berbicara, mengunyah permen karet, minuman bersoda, rokok, bahkan, minum melalui sedotan juga bisa menyebabkan kelebihan udara.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tips-kesehatan”]
Masalah Pencernaan
Sendawa terus-menerus juga bisa menjadi gejala penyakit mengkhawatirkan, apalagi apabila diikuti oleh gejala lain seperti mual, demam, buang air berdarah, penurunan berat badan, nyeri pada dada, kehilangan nafsu makan, merasa mudah kenyang, dan lain-lain. Sendawa bisa menjadi pertanda terjadinya asam lambung, tukak lambung, maag, atau gangguan pada pankreas. Meskipun terlihat sederhana, sebaiknya jangan remehkan apabila sudah mengganggu dan segera konsultasikan pada dokter.
Konsumsi Obat-Obatan
Beberapa obat ternyata juga bisa memicu sendawa, seperti obat diabetes tipe 2, obat pereda nyeri, dan obat pencuci perut.
Apabila kalian sudah mulai merasa tidak nyaman dengan kondisi ini, perhatikan beberapa hal agar sendawa tidak terjadi terus menerus. Perhatikan posisi tubuh kalian, coba dengan posisi miring atau terlentang, lalu angkat dan tekan lutut ke dada, tahan hingga perut bisa mengeluarkan gas. Hindari berbaring setelah makan, lebih baik berjalan-jalan ringan agar saluran pencernaan bekerja dengan maksimal. Meminum teh jahe atau teh chamomile, juga bisa menjadi solusi. Kandungan dalam dua minuman tersebut bisa membantu mencegah asam lambung. [mnd/but]






