Magetan (beritajatim.com) – Berbagi masa pandemi bakal memberikan manfaat nyata bagi warga yang terdampak. Hal itulah yang jadi alasan bagi Generasi Baru Indonesia untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Komunitas penerima beasiswa dari Bank Indonesia itu mendapatkan mandat untuk memberikan bantuan untuk warga terdampak. Salah satunya GenBI Kediri Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Total bantuan yang disalurkan senilai Rp 48,5 juta. Dan disalurkan dalam bentuk 120 paket sembako berikut dengan beberapa alat kesehatan yang digunakan untuk operasional di PMI Magetan.
“Kami salurkan bantuan ini untuk meringankan warga yang terdampak pandemi. Kami minta tolong ke PMI untuk membantu penyalurannya. Sekaligus, untuk alat kesehatan kami minta untuk dipergunakan sebaik mungkin untuk operasional PMI,” terang Linda Ayu Karisma, Wakil Ketua GenBI Kediri Komisariat IAIN Ponorogo.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PMI”]
Dia menyebut awalnya bantuan yang diberikan bukan berupa sembako dan alat kesehatan. Namun, alat aferesis untuk melakukan donor plasma konvalesen. Namun, karena gedung PMI Magetan belum memadai untuk menyimpan peralatan berikut nebyimpan plasma untuk didonorkan, bantuan dialihkan jdi sembako dan alkes.
Terpisah, Bambang Trianto Ketua PMI Magetan memberikan apresiasi pada GenBI Kediri Komisariat IAIN Ponorogo. Bambang menyebut kalau bantuan bakal disebarke 18 kecamatan di Magetan. Pihak kecamatan masing – masing yang dianggap lebih paham siapa saja warganya yang membutuhkan banyuan dipersilakan untuk mengambil sembako ke Markas PMI.
“Tadi rekan – rekan dari kecamatan sudah ambil. Kami minta untuk mencatat siapa saja yang menerima, kemudian kaminakan sampaikan ke donatur sebagai pertanggungjawaban,” terang Bambang.
Sementara untuk alat kesehatan berupa tandu, thermogun, desinfektan, alat pelindung diri, dan hand sanitizer akan dipergunakan untuk operasional. PMI banyak dimintai tolong untuk memaksimalkan protokol kesehatan saat ada acara tertentu. Berikut dengan pernintaan untuk melakukan sterilisasi. (fiq/kun)






