Jember (beritajatim.com) – Program vaksinasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dikebut. Dengan 19.468 dosis vaksin yang disuntikkan pada Sabtu (21/8/2021) kemarin, Jember menduduki peringkat kedua jumlah vaksinasi harian tertinggi di Jatim setelah Surabaya.
Tercatat hingga kemarin, total cakupan vaksinasi di Jember sudah mencapai 21,24 persen atau 424.776 suntikan. Rinciannya: 277.377 suntikan dosis pertama, 145.898 suntikan dosis kedua, dan 1.501 suntikan dosis ketiga.
“Jember ini paling banyak kurangnya. Kalau daerah lain sudah banyak semua, karena daerah lain penduduknya lebih sedikit. Target vaksin kita 1,4 juta orang. Masih kurang banyak,” kata Bupati Hendy Siswanto, di sela-sela kunjungan acara vaksinasi di kantor Pengurus Cabang NU Jember, Minggu (22/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-jember”]
Hendy menambahkan, dalam waktu dekat akan ada tambahan 100 ribu dosis vaksin lagi dari Bank Indonesia. “BI punya 10 juta vaksin seluruh Indonesia. Kami minta 100 ribu untuk Jember, karena Jember masih kurang banyak,” katanya.
“Bank Indonesia punya tim sendiri. Saya sudah kirim suratnya dan insya Allah akan dipenuhi. Insya Allah dalam satu dua hari ini tim dari BI turun. Vaksinator dari mereka, kami mencarikan orang (yang akan divaksin),” kata Hendy.
Mengejar target cakupan vaksinasi, Pemkab Jember akan melibatkan semua elemen masyarakat. Hendy mengatakan, dalam pertemuan dengan para kepala daerah di Madiun, Kamis (19/8/2021), presiden sudah berpesan agar stok vaksin yang tersedia di daerah dihabiskan dalam waktu tiga hari. NU sudah dilibatkan dalam vaksinasi yang digelar selama tiga hari sebanyak 1.300 dosis. “Kegiatan vaksin ini harus terus bersambung. Kalau longgar sedikit, bermasalah,” katanya. [wir/but]






