Pamekasan (beritajatim.com) – Baju adat khas Madura, Pesa’an dengan warna merah putih bercorak horizontal, kembali dipilih sebagai inspirasi jersey kandang Madura United FC guna menghadapi kompetisi Liga 1 Musim 2021/2022.
Pada jersey kali ini, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab menggunakan apparel XTen Indonesia, menggantikan apparel sebelumnya, yakni MMB asal Bogor. Sekaligus merilis untuk pertama kalinya jersey home, away dan third tim kebanggaan suporter Madura Bersatu.
“Jersey home terbaru Madura United terinspirasi dari baju adat Madura, Pesa’an dengan warna merah putih yang bercorak horizontal. Menunjukkan bahwa para pemain harus selalu berepgang teguh pada asal tim yang mereka bela,” kata Direktur Marketing XTen Indonesia, Edi Kurnia, Jum’at (20/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”Madura-United”]
Warna hitam dengan corak abu-abu menjadi ciri khas jersey away, sekaligus memberikan kesan modern, simple dan fishionsible. “Jersey away didesain dengan menyesuaikan lifestyle dan fishion trand, sehingga dapat digunakan sehari-hari oleh penggemar,” ungkapnya.
Sementara warna merah muda menjadi pilihan dari desainer jersey Madura United FC, Annisa Zhafirina. Hal itu dilakukan sebagai upaya menggaet penggemar yang lebih menyukai warna feminim, khususnya untuk kompetisi musim ini.
“Tidak banyak klub sepakbola yang berani mengenakan jersey dengan warna feminim, hal ini kami lakukan untuk menunjukkan bahwa warna feminim tidak hanya bisa digunakan oleh wanita, namun para laki-laki juga bisa menggunakannya,” tutup COO Madura United FC, Annisa Zhafirina. [pin/but]









