Magetan (beritajatim.com) – Kemungkinan hidup berdampingan dengan Covid-19 bisa saa terjadi. Hal tefsebut diungkap oleh Plh Kepala Dinas Kesehatan Magetan dr. Rohmat Hidayat. Rohmat menyebut kemungkinan tersebut ada meski perlu banyak pertimbangan dari beberapa faktor.
Salah satunya vaksinasi. Jika 70 persen warga Magetan sudah menjalani vaksinasi, adanya kekebalan komunal maka bisa terbentuk. Namun, beda cerita jika virus Covid-19 bisa bermutasi kembali. Dan bisa saja vaksin yang kini sudah ada tidak mempan mengurangi gejala.
‘’Sampai sekarang kan masih dilakukan penelitian, utamanya jangka waktu bagi antibodi dari vaksin yang sudah disuntikkan ini akan bertahan berapa lama dalam tubuh seseorang,’’ terang Rohmat, Jumat (20/8/2021).
Selain itu, jika memang vaksin nantinya ternyata bisa melawan virus, maka Covid-19 kemungkinan hanya bergejala ringan. Hampir mirip dengan flu biasa yang sudah ada sejak dulu. Meski begitu, dia meyakini kalau virus Covid-19 tidak akan hilang dengan mudah.
‘’Kemungkinan akan menjadi penyakit endemi tapi kembali lagi, beberapa penilitan masih terus dilakukan. Pakar yang bisa menjelaskan detail apakah virus ini benar – benar jadi endemis, dan apakah bisa bermutasi lebih ganas lagi,’’ terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
Dia mencontohkan untuk bulan Juni dan Juli kemarin terjadi banyak lonjakan. Alasannya karena banyak kegiatan masyarakat yang dilakukan selama libur hari raya. Ditambah dengan ijin hajatan yang saat itu sempat diperbolehkan.
‘’Ditambah dengan adanya varian delta. Kenaikan kasus kan angka kematian tinggi. Tapi setelah pembatasan kan mulai melandai lagi. Ini sudah melandai,’’ katanya.
Dia memprediksi dengan adanya pelonggaran kali ini mungkin akan ada kenaikan kasus lagi di dua bulan mendatang. Dan hal itu seakan terulang mirip di tahun 2020.
‘’Kenaikan kasus biasanya terjadi di bulan bulan itu. Kemungkinan di Tahun Baru nanti bisa saja naik. Masyarakat yang harus siap. Baik nanti Covid-19 hilang atau justru nanti dianggap biasa dan bisa berdampingan,’’ katanya. (fiq/ted)






