Sumenep (beritajatim.com) – Kantor Induk Puskesmas Gapura, Jl Raya Gapura, Dusun Talesek, Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep sekira pukul jam 2.30 dini hari tadi terbakar.
“Tidak ada korban jiwa. Api baru bisa dipadamkan menjelang subuh tadi,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (09/08/2021).
Kebakaran itu pertama kali diketahui ketika Basri, pegawai honorer Puskesmas Gapura yang tinggal di depan Kantor Induk Puskesmas, diberitahu oleh Siddik, warga Desa Gapura Barat, bahwa diatas kantor induk Puskesmas Gapura terlihat ada percikan api.

Api dari sambungan kabel diatas bangunan kantor Puskesmas Gapura itu terlihat semakin membesar. Spontan Basir berteriak dan meminta tolong kepada tetangga sekitar untuk membantu memadamkan api, sambil menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran. 20 menit kemudian, mobil pemadam kebakaran pun tiba di lokasi dan berusaha memadamkan api yang sudah membesar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-sumenep”]
Api baru bisa dijinakkan sekitar satu jam berikutnya. Api juga sempat merembet, melalap rumah dinas dokter Puskesmas Gapura, dr As’ad Zainudin.
“Kebakaran itu meludeskan arsip data pasien dan rekam medis pasien. Selain itu, kursi, rak, dan lemari arsip juga hangus terbakar,” ujar Widiarti.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. Dalam musibah kebakaran itu kerugian material diperkirakan sebesar Rp 75.000.000. (tem/ted).






