Magetan (beritajatim.com) -Dana belanja tak terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19 yang sudah dialokasikan Pemerintah Kabupaten Magetan sebayak Rp 41 miliar. Jumlah itu bertambah dari sebelumnya yang hanya Rp 25 miliar. Dana tersebut membengkak setelah dilakukan skema – skema refocusing di awal tahun.
‘’Kini sudah cari Rp 15 miliar per 30 Juni 2021’’ ungkap ungkap Suci Lestari, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Magetan, Rabu (14/7/2021).
Suci menyebut ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang mencairkan dana selain Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dari Rp 15 miliar paling banyak digunakan oleh bidang kesehatan yakni mencapai Rp 13,7 miliar.
‘’Itu juga sudah termasuk dalam bantuan sosial kelurahan yang sudah dicairkan oleh dinas sosial mulai Bulan April sampai Juni,’’ ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-magetan”]
Suci mengungkapkan sejauh ini masih tergolong aman meski dalam waktu dekat kemungkinan bakal banyak terpakai. Seperti adanya fasilitas – fasilitas khusus yang sebentar sudah difungsikan. Selain itu, untuk pembelian reagen – reagen untuk kepentingan tes swab.
‘’Kalau untuk makan minum pasien yang isolasi kan sudah jelas, untuk reagen ini kan setidaknya harus siap ribuan agar tiga laboraturium bisa berfungsi semua,’’ katanya. (asg/ted)






