Jember (beritajatim.com) – Itqon Syauqi, Ketua DPRD Jember, Jawa Timur menyatakan kesiapannya jika pemerintah daerah hendak memfungsikan gedung parlemen menjadi rumah sakit darurat atau rumah sakit lapangan.
“Seandainya gedung DPRD dibutuhkan untuk rumah sakit darurat atau rumah sakit lapangan, monggo dipakai. Itu rumah rakyat Jember. Semua ini kan milik rakyat Jember. Apa yang tidak bisa. Tapi mudah-mudahan tidak sedarurat itu,” kata Itqon, Senin (12/7/2021).
Kesediaan Itqon ini tak lepas dari kondisi meningkatnya kasus Covid-19 di Jember. Minggu (11/7/2021) kemarin, ada 200 kasus konfirmasi positif Covid. Tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Bahkan Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi sudah tak mampu lagi menampung pasien baru.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-jember”]
Sebanyak sembilan kecamatan dinyatakan masuk kategori zona merah. Sembilan kecamatan itu adalah Puger, Umbulsari, Tanggul, Ajung, Kaliwates, Patrang, Arjasa, Jelbuk, dan Sukowono. Total hingga saat ini, sudah ada 8.144 kasus konfirmasi positif Covid-19 sejak awal pandemi tahun lalu.
Itqon berharap, kasus Covid segera melandai. “Kita harus bersatu, bergotongroyong, semua harus terfokus ke Covid. Kesampingkan dulu hal-hal lain,” katanya. [wir/but]






