Surabaya (beritajatim.com) – Kerusuhan saat petugas patroli dari Polsek Kenjeran, Surabaya, melakukan operasi PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat di wilayah Kenjeran, Minggu 11 Juli 2021 malam mendapat atensi dari Polda Jatim.
Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyayangkan adanya kerusuhan tersebut. Sebab petugas saat itu dalam rangka melaksanakan peraturan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ppkm-darurat”]
“Tentunya kami sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, oleh karena itu kami mengharapkan agar masyarakat mendukung kebijakan Pemerintah terkait PPKM Darurat demi kesehatan dan keselamatan bersama,” ujar Gatot saat dikonfirmasi, Minggu (11/7/2021).
Terkait adanya perusakan yang dilakukan oleh warga, Gatot menyatakan masih dalam penyelidikan oleh tim gabungan Polda Jatim dan Polres Tanjung Perak.
Dalam kasus ini, dua mobil patroli Polsek Kenjeran ini mengalami pecah kaca akibat lemparan batu warga. Bahkan warga mengusir juga petugas yang sempat terkepung ini. Massa juga meneriaki polisi dengan kata-kata kasar. Mengolok-olok, sembari berteriak-teriak menghujat polisi. [uci/suf]






