Gresik (beritajatim.com) – Selama dua hari berturut-turut, masyarakat Gresik kehilangan dua dokter spesialis terbaiknya. Setelah dr Zaynul Arifin SpOG meninggal akibat terkonfirmasi Covid-19. Kali ini, dr M Maksum SpoG juga mengalami hal yang sama.
Suasana haru menyelimuti saat seluruh kerabat dan teman sejawat beserta seluruh Keuarga besar Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) yang tengah berkumpul ketika upacara pelepasan almarhum disaksikan Bupati Gresik, Fandi Akmad Yani (Gus Yani).
Orang nomor satu di Gresik itu, menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam dan mewakili masyarakat Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih kepada keluarga almarhum atas jasa dan kebaikannya selama ini.
“Saya sebagai saksi bahwa beliau adalah orang baik. Semoga kebaikan yang telah diberikan kepada masyarakat selama ini menjadikan amal jariyah bagi Almarhum, dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran,” ujarnya, Selasa (7/07/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19″]
Satu persatu teman sejawat almarhum menyampaikan sambutan singkat sambil terbata-bata. Mulai dari Diretur RSSG dr. Muchdor, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik dr. Umar Nurachman yang kesemuanya menyatakan kesedihan yang mendalam atas kepergian beliau.
“Almarhum yang kami kenal adalah pribadi yang penuh perhatian kepada rekan kerja. Selama bertugas sejak 2007, perhatian almarhum kepada pasien sangat baik. Dia sabar dan selalu mendoakan pasiennya. Beliu dirawat selama seminggu di rumah sakit ini,” kata Pimpinan RSSG tersebu
Ketua IDI Gresik dr Umar Nurahman juga menyatakan bahwa almarhum adalah sosok yang sederhana, penuh dedikasi dan sering membagikan ilmunya kepada teman sejawat yang lain. “Dia tidak pernah membeda-bedakan pasiennya dan sangat tulus dalam melayani. Semoga hal ini menjadikan amalan jariyah baginya dan surga balasannya,” ungkapnya.
Almarhum dr Maksum, SpOG dilahirkan di Gresik pada 25 Agustus 1970. Beliau yang tinggal di Jalan Sulawesi Perum GKB Gresik ini meninggalkan seorang istri dan 4 orang anak. Almarhum adalah alumni Fakultas Kedokteran Unair Surabaya tahun 1997, dan menyelesaikan spesialis kandungan dan kebidanan pada tahun 2006. [dny/kun]






